Industri eSports Dorong Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja

josstoday.com

Tim ONIC Esports berhasil menyandang gelar Champion di ajang PUBG Mobile di UniPin SEACA 2019, di Balai Kartini, Jakarta, Minggu (10/11/2019).

JOSSTODAY.COM - Pesatnya industri kreatif khususnya eSports di Indonesia, dalam beberapa tahun belakangan ini langsung menjadi perhatian dunia internasional.

Menurut data terbaru dari Newzoo, Indonesia telah menjadi salah satu pasar gim terbesar di Asia Pasifik dengan angka mencapai US$ 941 juta atau setara Rp 13 triliun, dengan populasi online 52,6 juta orang dan jumlah gamers mencapai 34 juta pemain.

Ketua Umum Indonesia Esports Association (IESPA), Eddy Lim mengatakan, hingga saat ini, perkembangan industri eSports telah memberikan banyak manfaat bagi orang banyak. Salah satunya, menciptakan lapangan pekerjaan baru yang begitu beragam.

"Tak hanya menjadi atlet di industri ini, seseorang juga dapat berperan sebagai organizer, shoutcaster, konten kreator, dan berbagai profesi lain sesuai talenta. Tinggal bagaimana kita berpikir kreatif serta mengasah keahlian agar bisa masuk ke bidang-bidang tersebut,” ujar Eddy Lim kepada Beritasatu.com, di Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Pengamat Ekonomi dan juga Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA), Yustinus Prastowo, menyampaikan pendapat senada. Kompetisi eSports yang banyak digelar di dalam negeri mempunyai peluang terhadap dampak ekonomi di Indonesia, seperti potensi devisa bagi negara dan termasuk penyerapan tenaga kerja.

"Saya setuju industri ini mampu mendatangkan devisa bagi negara dan juga karir baru bagi anak-anak muda di industri game berbasis online ini," ujarnya.

Menurut Yustinus, industri eSports dengan kompetisi yang banyak dilakukan, jangan dianggap sebelah mata, namun harus dilihat sebagai peluang ekonomi, dan dapat mengangkat nama baik Indonesia di luar negeri. "Alasannya, banyak atlet yang berisi anak-anak muda telah sukses menjuarai berbagai macam game online tersebut hingga ke tingkat internasional," tegasnya.

Yustinus menambahkan, industri ini diyakini bakal menjadi pilar ekonomi baru bangsa ini yang harus dikembangkan oleh pemerintah, dan jangan sampai tertinggal oleh negara lain. Kemudian, soal industri eSports mempunyai peluang karier yang bagus, dirinya setuju apabila hal ini turut didukung pula oleh keluarga, karena mampu mendatangkan penghasilan yang besar.

"Persoalannya, tinggal pemerintah dan pelaku industri ini untuk lebih meningkatkan literasi akan peluang karier industri eSports kepada masyarakat luas, agar balance dengan dunia pendidikan," tandas Yustinus.

Salah satu contoh industri eSports yang disebutkan oleh Yustinus Kartowo adalah PUBG Mobile yang merupakan permainan game mobile yang sangat digandrungi anak muda saat ini.

Selain peduli dengan ekosistem eSports di Indonesia, PUBG Mobile juga serius menjembatani para anak muda bisa melangkah ke jenjang atlet eSports profesional.

PUBG Mobile telah berinvestasi miliaran rupiah dengan rutin menyelenggarakan kompetisi berjenjang di Indonesia. Sementara di tingkat internasional, PUBG Mobile mendatangkan tim-tim eSports dari berbagai negara di Asia Tenggara untuk berkompetisi di PUBG Club Open South East Asia Final yang diselenggarakan di ICE BSD, Tangerang Selatan.

Tidak hanya itu, dengan animo anak muda akan eSports, bermunculan juga para konten kreator dan streamer yang menjadikan bermain game sebagai penghasilan utama mereka.

Bermodalkan smartphone, para streamer bisa menghasilkan jutaan hingga ratusan juta rupiah dari kontrak dengan aplikasi streaming. Konten kreator pun mendapatkan pemasukan AdSense yang cukup besar dari video yang mereka upload di situs YouTube.

"Dengan animo yang besar dari anak muda dan ekosistem yang terbentuk dari berbagai macam kompetisi dan kegiatan di industri eSports, diharapkan pemerintah dapat terus mendukung ekosistem tersebut, agar dapat melahirkan lebih banyak atlet eSports untuk masa-masa yang akan datang serta lapangan pekerjaan dari industri kreatif yang semakin luas," pungkas Yustinus. (is/b1)

Industri eSports gamer eSports