Pacu Ekonomi di Jatim, Gus Ipul dan Pengusaha Gayung Bersambut

josstoday.com

Wakil gubernur Jatim H. Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengangkat pigura, Kamis (23/2), di Surabaya.

JOSSTODAY.COM - Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi sebagaimana wacana pemerintah pusat melalui perintah Kepala Bappenas, wakil gubernur Jatim H. Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dan pengusaha satu nafas, yaitu masing-masing akan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan potensi daerah dengan sejumlah kiat dan terobosan.

"Kiat yang terus didorong di Jawa Timur sendiri antara lain meliputi empat langkah plus," demikian tukas Gus Ipul, ketika bertemu para ketika bertemu para pengusaha di HUT ke-8 portal berita kabarbisnis.com, Kamis (23/2), di Surabaya.

Pertama, kata Gus Ipul, Pemprov Jatim melakukan penanggulangan kemiskinan dengan sasaran masyarakat sangat miskin.

"Lalu yang kedua adalah mendorong berkembangnya industri olahan. Serta ketiga menggerakkan dunia pariwisata. Dan keempat meningkatkan produktifitas sektor pertanian dan nilai tukar petani," demikian Gus Ipul, yang juga ketua Pengurus Besar Nahdatul Ulama atau PBNU ini.

Menurut Gus Ipul, tambahan kiat plus lainnya yang juga jadi kunci pertumbuhan ekonomi adalah sikap pemerintah yang pro bisnis.

"Yaitu terkait dunia usaha ini, kami ada tiga pendekatan yang harus dijaga. Kepada yang besar jangan diganggu, yang menengah difasilitasi dan yang kecil mikro dibela, itu saja," papar gus Ipul antusias.

Menyikapi penjelasan Gus Ipul ini, kalangan dunia usaha menyambut baik dan optimistis pada perekonomian Indonesia di 2017, terutama jawa timur. "Kondisi ekonomi Indonesia Tumbuh 5,1%, lebih baik dari pertumbuhan ekonomi dunia yang rata2 hanya sekitar 2,6%. Saat Ini Expor Indonesia turun 1,9%  tapi impor juga Turun 1,3%. Itu semata-mata karena permintaan dunia turun," kata tim ahli Kamar dagang dan Industri atau Kadin jatim, yang sekaligus ketua Kadin Surabaya.

Pembicara dalam Seminar Meneropong Perekonomina di Tahun Ayam Api yang digelar Kabarbisnis tersebut, setuju dengan pandangan Gus Ipul supaya kita mempunyai fokus mengembangan pasar dan pemenuhan konsumsi dalam negeri.

"Untuk itu, memang perlu terobosan dalam banyak bidang. Dan khusus Jatim, substitusi industri juga harus didorong dengan melibatkan gabungan investor domestik dan FDI. Selain itu, khusus UMKM harus difasilitasi untuk bergerak melakukan industri masal, termasuk dalam pembiayaan mikro," jelas Jamhadi.

Ketua Kadin Surabaya mengatakan, untuk mendorong pertumbuhan industri di Jatim harus pula menyentuh terobosan bidang teknologi tepat guna yang memungkinkan listrik lebih murah untuk industri.

"Misal ada pengembangan sektor energi gas yang diharapkan mampu lebih kompetitif dalam soal harga gas industri, sehingga dengan demikian bisa menopang pula industri kita lebih efisien dan mempunyai keunggulan kompetitif dibanding luar negeri," urai Jamhadi. (ru)

gus ipul ekonomi jatim