Asian Para Games, Judo dan Goal Ball Khusus Tuna Netra Saja
Ilustrasi permainan goal ball untuk penyandang tuna netra.
JOSSTODAY.COM - Dari 18 cabang olahraga yang dipertandingkan di Asian Para Games III di Jakarta Oktober mendatang, ada dua yang khusus diperntukkan bagi penyandang tuna netra atau visual impairment (VI).
"Cabang itu adalah judo dan goal ball," kata dr Christofer Muliadi Siagian, direktur klasifikasi panitia penyelenggara Asian Para Games III (Inapgoc), dalam jumpa pers di Solo, Jawa Tengah, Rabu (5/9).
Goal ball adalah permainan seperti bola tangan di mana dua tim atau perorangan saling berhadapan, masing-masing membelakangi gawang dan berusaha memasukkan bola ke gawang lawan dengan cara menggelindingkan bola dari areanya sendiri.
Pemain yang melakukan serangan dan yang bertahan tidak boleh meninggalkan areanya sendiri.
Cabang olahraga ini sudah diakui secara internasional dan akan dipertandingkan para Paralympic 2020 di Tokyo.
Karena para atlet sangat mengandalkan indera pendengaran, maka di setiap pertandingan akan ada instruksi di layar lebar untuk meminta penonton agar tidak riuh, dengan simbol telunjuk di mulut.
Christofer menambahkan untuk atlet tuna netra ada tiga kategori yang diberi kode F11, F12, dan F13, dimulai dari yang buta total dan tidak bisa merespons cahaya sama sekali, sampai ke tahap yang lebih rendah.
Dalam kondisi tertentu untuk menjamin fairness ada atlet yang harus memakai penutup mata.
Untuk cabang-cabang lain, bisa diikuti para atlet tiga kategori ketunaan yaitu tuna daksa atau physical impairment (PI), tuna grahita atau intelligence impairment (II), dan VI. (gus/b1)
Asian Games 2018