KPU: Terdapat Penambahan Jumlah Pemilih dan TPS di 28 Provinsi

josstoday.com

Ketua KPU Arief Budiman.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengungkapkan sejumlah catatan dari data hasil rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) Hasil Perbaikan II di 28 Provinsi yang sudah menetapkan hasil rekapitulasinya. Salah satu catatan pentingnya, kata Arief adalah penambahan jumlah pemilih dan TPS di 28 provinsi.

"Catatan sementara dari 28 provinsi tersebut, pertama terdapat penambahan jumlah pemilih dan TPS," ujar Arief Budiman di acara Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) Hasil Perbaikan II di Ruang Sumba, Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (15/11).

Berdasarkan data dari 28 provinsi, kata Arief jumlah pemilih total bertambah sebanyak 4.499.868 pemilih. Sementara, jumlah TPS bertambah sebanyak 2.844 TPS.

"Kemudian berdasarkan hasil pencermatan di lapangan terdapat pemilih yang tercatat di formulir AC sebanyak 476.928 pemilih," ungkap dia.

Lebih lanjut, Arief mengatakan mengusulkan agar diberi tambahan waktu untuk menuntaskan rekomendasi yang sudah diputuskan pada 16 September 2018 lalu. Khususnya, kata dia, 6 provinsi yang belum selesai melakukan rekapitulasi DPTHP II.

"Berdasarkan data dan angka tersebut, kami usulkan untuk tambahan waktu yang akan dipergunakan bersama-sama KPU, Bawaslu, Dukcapil dan teman parpol baik di provinsi atau kabupaten/kota terutama di 6 provinsi tersebut untuk tuntaskan rekomendasi di 16 September lalu," pungkas dia.

Sebagaimana diketahui, KPU belum menerima hasil rekapitulasi DPTHP II dari 6 provinsi, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, NTT, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah dan Maluku. Jumlah DPTHP II yang sudah masuk dari 28 provinsi ditambah data existing dari 6 provinsi adalah sebanyak 189.144.900 pemilih. Sementara jika hanya data pemilih dari 28 provinsi sebanyak 141.412.533 pemilih.

Data dari 28 provinsi yang masuk terinci dalam 418 kabupaten/kota, 5.709 kecamatan, 68.289 desa atau kelurahan, 603.952 TPS, terdiri dari pemilih laki-laki sebanyak 70.586.944 dan perempuan sebanyak 70.825.549 sehingga total berjumlah 141.412.533 pemilih.

KPU Bawaslu