Banyak Perubahan, PABBSI Jatim Akan All Out Di Pra-PON

josstoday.com

JOSSTODAY.COM - Pengurus Persatuan Angkat Berat-Binaraga-Angkat Besi Seluruh Indonesia Provinsi Jawa Timur akan memberikan kejutan di ajang Pra Pekan Olahraga Nasional di Gor Padjajaran, Bandung, 18-29 Agustus 2019.

Kepala Pelatih PABBSI Jatim, Jeffry Tagore menjelaskan, kejutan itu akan ada karena adanya perubahan kelas yang dipertandingan.

Berdasarkan ketentuan baru, di PON XX 2020 Papua ini nantinya hanya mempertandingkan kelas olimpiade. Sehingga, Jatim harus rela kehilangan dua kelas potensial yakni 55 Kg putra dengan atlet bernama Joni Susanto, dan kelas 105 Kg putra dengan atlet bernama Reynaldi Zaenal.

"Sehingga, mau gak mau kita harus menaikkan kelas. Jadi, Joni nanti naik ke kelas 61 Kg bersama Eko (Eko Yuli Irawan), sementara Reynaldi terpaksa naik ke kelas 109 Kg. Akhirnya semua keluar dari zona nyaman," jelas Jeffry saat ditemui di Gedung KONI Jatim, Surabaya, Kamis (15/8/2019).

Selain itu, ia menyebut jika kejutan juga bisa datang dari kelas 64 Kg putri atas nama Maria Claudia hasil dari PORPROV VI Jatim 2019. Nama Claudia menjadi andalan utama, mengingat Jatim juga kehilangan andalannya yang kerap membela Timnas, Acchedya Jaggadhita karena terkena skors akibat doping saat Asian Games 2018.

"Nanti kita harapkan dengan ini di Pra-PON nanti bisa buat kejutan dan yang terbaik," ujarnya.

Karena ada perubahan, Jeffry mengaku di ajang Pra-PON ini tidak memasang target besar. Ia hanya memasang target 5 medali emas yang terbagi dari 2 emas di nomor angkat besi, 2 emas di nomor binaraga, dan 1 emas di nomor angkat berat.

Sedangkan untuk kompetitor terberat, pria yang juga Ketua Harian PABBSI Jatim itu menyebut Jawa Barat, Lampung, dan Kaltim.

Sementara itu, Ketua Harian KONI Jatim, M. Nabil dalam pelepasan berpesan kepada para atlet agar harus percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki, serta tidak meremehkan lawan.

"Tidak usah takut. Harus wani (berani, red) menang. Artinya, keyakinan itu membuat kita semakin percaya diri," ucapnya.

Menurutnya, para atlet yang sudah tergabung pada Puslatda ini telah dibekali persiapan yang begitu lengkap dengan empat pilar yang diterapkan. Karena itu, ia optimis jika PABBSI Jatim masih bisa sesuai ekspetasi tinggi KONI Jatim. (ais)

KONI Jatim PABBSI Jatim Pra-PON