Polres Lumajang Digugat Rp 100 M, Kapolres Keadilan Harus Ditegakkan

josstoday.com

Kapolres Lumajang AKBP M Arsal

JOSSTODAY.COM - Kapolres Lumjang AKBP Muhammad Arsal Sahban menegaskan tidak takut sama sekali dengan aksi “penyerangan balik” melalui gugatan praperadilan yang diajukan PT Amoeba Kediri yang tergabung dalam perusahaan Q-NET (PT QNII) terkait bisnis skema piramida. Mereka tak terima dengan tindakan Tim Cobra Polres Lumajang yang ‘merusak’ bisnisnya itu, dan melayangkan gugatan praperadilan, serta meminta ganti rugi hingga Rp 100 miliar.

Menurut  Arsal, dalam penanganan kasus bisnis yang menggunakan skema piramida tersebut, Tim Cobra sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Saya tegaskan seluruh jajaran Tim Cobra Polres Lumajang tak takut sama sekali dengan upaya gugatan praperadilan yang dilayangkan oleh PT Amoeba. Dalam menjalankan tugasnya, Tim Cobra selalu berpedoman pada SOP yang berlaku. Jadi saya tekankan tidak ada satu pun tindakan kami yang menyalahi aturan. Bagaimanapun juga, keadilan harus ditegakan walau dunia akan runtuh sekalipun,” ujar  Arsal menjawab pertanyaan SP terkait gugatan praperadilan tersebut, Jumat, (1/11/2019) pagi.

Lebih lanjut, pria yang menyelesaikan gelar S3 di Universitas Padjajaran Bandung tersebut meminta doa restu masyarakat Indonesia agar segera menyelesaikan kasus tersebut.

“Saya minta doa restu dari seluruh masyarakat Indonesia agar kebenaran berada di pihaknya. Kita akan buktikan di pengadilan. Selama semuanya menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan Insya Allah kami akan menang,” tandas Arsal yang juga putra daerah Enrekang, Makassar tersebut.

Sebagai catatan, gelombang dukungan juga terus mengalir pada Tim Cobra Polres Lumajang serta Kapolres Lumajang untuk tak takut menuntaskan kasus bisnis skema piramida tersebut.

Tercatat pada tanggal 18 September 2019 lebih dari 3 ribu massa turun ke jalan di sekitaran Alun-alun Lumajang untuk mendukung penuh Tim Cobra Polres Lumajang.

Bahkan yang terbaru, ratusan warga Lumajang juga rela menghadiri sidang praperadilan serta mengawal atas kasus terkait yang dilaksanakan di Pengadilan Negeri Lumajang pada 30 Oktober 2019 kemarin. (gus/b1)

Polres Lumajang Q-Net Bisnis Q-Net