BSM Unair Meluncurkan Program Beasiswa ISDP Senilai 2,4 Miliar

josstoday.com

JOSSTODAY.COM - BSM Unair bersama Laznas BSM meluncurkan program beasiswa bertajuk Islamic Sociopreneur Development Program (ISDP) Goes to Unair. Peluncuran dan sosialisasi program ini dikemas dalam bentuk Workshop Young Entrepreneur yang diselenggarakan di Aula Garuda Mukti, Kampus C Unair, Jalan Dharmahusada Permai, Mulyorejo, Surabaya, pagi tadi (4/2/2020).

Ada beberapa agenda kegiatan yang digelar dalam acara kali ini. Yakni peluncuran dan penyerahan bantuan program, talkshow young entrepreneur, sharing session penerima beasiswa, dan sosialisasi program beasiswa. Adapun yang hadir dalam acara tersebut adalah Direktur Laznas Rizki Okto, Wakil Rektor 1 Unair Prof. Ni Nyoman Tri Puspaningsih, Direktur Kemahasiswaan Unair Hadi Subhan, Regional CEO BSM Gunawan Arif Hartoyo, Manajer Area BSM Edi Dwi, dan Manajer Cabang BSM UNAIR Debrina Farrah Anova.

Total bantuan program beasiswa ini mencapai Rp 2,4 miliar. Bantuan tersebut meliputi beasiswa SPP, maksimal Rp 3 juta per semester bagi yang belum menerima beasiswa dari lembaga lain. Lalu uang pembinaan dan biaya hidup senilai Rp 500 ribu per bulan. Juga ada pembinaan keislaman, pelatihan sosiopreneur, permodalan usaha, magang dan pendampingan.

program ini akan disalurkan kepada 20-25 mahasiswa terpilih dengan project sociopreneurnya. Nilainya mencapai Rp 25 juta per program. Ini untuk semua jenis bisnis. Khususnya yang berbasis teknologi.

Sementara itu, Prof Nyoman berharap, acara ini bisa menularkan pengalaman suka duka dari narasumber ke peserta dan menjadi bekal terbaik bagi mahasiswa UNAIR. Sekaligus mempersiapkan kualitas usia produktif menyambut bonus demografi. "Sosiopreneur penting bagi masyarakat. Mahasiswa unair wajib mengikuti dan mendaftar program ISDP ini!" katanya.

Sedangkan, Regional CEO BSM Gunawan Arif Hartoyo mengatakan, sosiopreneur berhubungan erat dengan filosofi lambang UNAIR. Bahwa Prabu Airlangga dengan menunggangi garuda muka menebar air tirta amerta yang melambangkan kebermanfaatan bagi umat. Garuda muka, pada lambang Unair, apabila dilihat secara utuh juga mencengkeram ular di kedua kakinya. Hal tersebut melambangkan mahasiswa Unair harus bisa mengatasi kemalasan dan sifat buruk lainnya.

"Bahwa ketangguhan tidak bisa dibuktikan dalam satu malam dan kegigihan harus diperjuangkan”, tuturnya.

Salah satu mahasiswa FST UNAIR, Dena mengatakan, dirinya ingin mengikuti program ISDP. Karena ingin banyak belajar tentang bisnis. "Saya memiliki jiwa wirausaha yang tinggi. saya sudah memulai usaha online dan bubble tea," ujarnya.

Sedangkan Martina mahasiswa FEB UNAIR mengatakan program ISDP tak hanya mengejar dunia semata. Tetapi juga ada nilai ibadahnya. "Sesuai visi saya, tidak hanya mengejar dunia tapi juga mengejar Sang Pemilik Dunia," tuturnya.

Manajer Cabang BSM Unair, Debrina Farrah Anova, juga menjelaskan bahwa acara hari ini menandakan dimulainya masa pendaftaran calon peserta program.

“Masa Pendaftaran dimulai hari ini, 4 Februari 2020 dan berakhir pada 3 Maret 2020. setelah masa pendaftaran usai, langsung dilanjutkan dengan Seleksi Tahap 1 pada 4 Maret 2020. Seleksi Tahap 2 pada 5 Maret. Dan seleksi Tahap 3 pada 7 Maret 2020. Setelah itu, hasil seleksi akan diumumkan pada 16 Maret 2020”, jelas Debrina yang juga alumni MM FEB Unair.

Dengan diadakannya sosialisasi serta masa pendaftaran yang cukup panjang ini, diharapkan seluruh mahasiswa S1 Universitas Airlangga bisa berpartisipasi dalam program ini hingga nanti didapatkan peserta dengan proposal project sociopreneur terbaik.

“iyah, masa pendaftaran sebulan. harapannya informasi ini sampai ke seluruh fakultas, dan masuk peserta dan proposal project sociopreneur terbaik dari mahasiswa Unair”, pungkasnya.

Program beasiswa BSM Unair Laznas BSM