Anies Baswedan Jelaskan SOP Penanganan Warga Bergejala Virus Corona

josstoday.com

Anies Baswedan

JOSSTODAY.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan prosedur operasional standar atau Standard Operating Procedure (SOP) penanganan bagi warga yang merasakan kondisi gejala virus corona atau Covid-19 ataupun melihat seseorang yang memiliki gejala penyakit tersebut.

Pertama, kata Anies, warga tersebut segera menghubungi pihaknya melalui nomor telepon 112 atau 119.

"Bila masyarakat merasakan ada kondisi seperti gejala Covid-19 (virus corona), maka telepon ke nomor yang sudah tersedia, 112, 119," ujar Anies di Balai Kota DKI, Jakarta, Selasa (3/3/2020).

Anies mengimbau warga tidak langsung datang ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala seperti orang terkena virus corona. Sebaiknya, kata Anies, hubungi petugas kesehatan dengan nomor yang tersedia (112 dan 119).

Kemudian, analisis diagnosis akan dilakukan secara jarak jauh melalui telepon dan konfirmasi gejala akan dilakukan dengan didatangi dan atau penjemputan langsung ke kediaman (tempat) orang tersebut.

 "Kami meminta jangan langsung ke fasilitas kesehatan. Mengapa? Bila sampai itu terkonfirmasi, untuk mengurangi potensi penularan. Kami yang akan jemput, akan ditelepon, akan dilakukan diagnosis melalui telepon, lalu akan didatangi, dan lalu dibawa ke fasilitas kesehatan," terang dia.

Langkah ini diambil pemprov DKI untuk mencegah dan mengurangi potensi penularan mulai dari perjalanan hingga sampai di fasilitas kesehatan atau rumah sakit.

"Jadi, tinggal di tempat Anda berada dan kami yang akan jemput. SOP-nya seperti itu. Dan kita sudah siapkan tenaga yang cukup, fasilitas yang cukup untuk merespons itu semua, tapi semuanya dilakukan telepon dulu (untuk sementara)," ungkap dia.

Anies juga menyatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta terbuka atas segala informasi, khususnya ilmu pengetahuan, tentang Pemprov DKI Jelaskan SOP Penanganan Warga yang Memiliki Gejala Covid-19 atau Covid-19 yang perlu diketahui bersama dan ditanggapi secara cepat.

"Apabila ditemukan informasi yang perlu diketahui oleh pemerintah, laporkan. Kami siap untuk merespons dan tim kita akan berjaga 24 jam untuk tanggap Covid-19 ini," tutur dia.

Pemprov DKI Jakarta, lanjut Anies akan secara rutin mengirimkan pesan publik secara berantai melalui aplikasi WA (WhatsApp) maupun SMS, tentang potensi risiko apabila ditemukan tempat-tempat baru yang perlu dihindari dan/atau informasi baru yang perlu diketahui oleh masyarakat. Anies mengimbau, agar masyarakat tidak bepergian ke lokasi-lokasi yang sudah dinyatakan sebagai tempat yang terjangkiti virus tersebut.

"Kemudian, Pemprov DKI Jakarta juga tidak akan mengeluarkan perizinan baru untuk kegiatan perkumpulan orang dalam jumlah yang besar. Dan yang sudah terlanjur keluar izinnya, akan di-review kembali," pungkas Anies. (gus/b1)

 

Gubernur DKI Anies Baswedan Virus Corona Covid-19