Kasus Covid-19 di Dunia Dekati 10 Juta, WHO: Di Amerika Belum Capai Puncak

josstoday.com

JOSSTODAY.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Rabu (24/6/2020) memperingatkan wabah virus corona (Covid-19) di benua Amerika belum mencapai puncaknya meski jumlah kasus Covid-19 di global mendekati 10 juta.

Direktur Eksekutif Program Kedaruratan WHO, Mike Ryan mengatakan, banyak negara di Amerika, yang meliputi Amerika Utara, Selatan dan Tengah, masih mengalami penularan di komunitas yang berkelanjutan. "Dan dengan demikian, ini masih berjalan, pandemi di banyak negara di Amerika belum memuncak," kata Mike Ryan dalam konferensi pers di kantor pusat WHO Jenewa, Swiss.

Jumlah kasus baru secara global melonjak sebesar 133.326 pada Selasa (23/6/2020) menurut data WHO. Lebih dari sepertiga dari kasus tersebut berasal dari Meksiko, Chili, Peru, Brasil dan Amerika Serikat (AS). Total gabungan kasus dari negara-negara itu mencapai 58.583 dalam satu hari, menurut WHO.

AS tetap menjadi negara yang paling terpukul di dunia dengan lebih 2,3 juta kasus dan setidaknya 121.279 kematian pada Rabu karena beberapa negara bagian terus melakukan pembukaan kembali aktivitas ekonomi, menurut data yang dikumpulkan Universitas Johns Hopkins.

Baca juga: Kasus Covid-19 Dunia Tembus 9 Juta, Meninggal 471.022

Pada Selasa, rata-rata kasus Covid-19 harian di AS selama tujuh hari meningkat lebih 32 persen dibandingkan satu minggu sebelumnya, menurut analisis CNBC dari data Hopkins. Jumlah kasus naik 5 persen atau lebih di 30 negara bagian di AS, termasuk Arizona, Texas, Montana dan Idaho.

Pada Selasa, pakar penyakit menular terkemuka AS Dr. Anthony Fauci, menyatakan keprihatinannya ketika sejumlah negara bagian AS mulai ada "gelombang yang mengganggu" infeksi corona.

Di saat negara bagian New York mengalami penurunan kasus Covid-19, namun terjadi peningkatan kasus di negara-negara bagian lain yang mencerminkan peningkatan penyebaran di masyarakat. "Itu sesuatu yang benar-benar saya khawatirkan," kata Fauci yang merupakan Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular AS sebelum dengar pendapat bersama House Energy and Commerce Committee.

Baca juga: Peningkatan Kasus Baru Covid-19 Dunia Catat Rekor

Fauci mengatakan, kasus Covid-19 di AS telah meningkat menjadi rata-rata 30.000 infeksi per hari pada puncak wabah sebelum menurun ke level 20.000 infeksi per hari. "Sekarang kita naik (lagi). Beberapa hari lalu, ada 30.000 infeksi baru. Itu sangat merepotkan saya,” kata kata Fauci.

Spesialis kesehatan masyarakat khawatir bahwa infeksi corona yang lambat sepanjang musim panas dapat menyebabkan kebangkitan besar-besaran pada musim gugur karena membuat orang sakit secara bersamaan dengan flu musiman. Institute for Health Metrics and Evaluation memproyeksikan akan ada lebih 200.000 kematian terkait Covid-19 di AS pada bulan Oktober.

Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS Robert Redfield, mendesak warga AS minggu ini untuk mendapatkan vaksin flu karena kedua virus itu akan membuat beban yang luar biasa di rumah sakit AS.

Sementara WHO mendesak para pemimpin dunia untuk waspada pada langkah-langkah jarak sosial, dan meminta negara-negara untuk tidak mempercepat pembukaan kembali bisnis.

"Saya akan mengkarakterisasi situasi di Amerika pada umumnya bahwa di Amerika Tengah dan Latin masih berkembang," kata Ryan.

Menurut Ryan, ini kemungkinan akan menghasilkan jumlah kasus yang berkelanjutan dan kematian terus bertambah dalam beberapa minggu mendatang.

Menutu data worldometers Kamis (25/6/2020) pukul 06.30 WIB, jumlah kasus corona di dunia mencapai 9,514 juta dengan 483.876 kematian dan 5,162 sembuh. (fa/b1)

WHO Covid-19 AS