UEA Setujui Penggunaan Vaksin Covid-19 Buatan Tiongkok untuk Kondisi Darurat

josstoday.com

JOSSTODAY.COM - Uni Emirat Arab (UEA) telah menyetujui penggunaan vaksin Covid-19 buatan Tiongkok Sinopham untuk kondisi darurat bagi petugas kesehatan yang berada di garis terdepan. Demikian dikatakan otoritas krisis dana manajemen bencana UEA pada Senin (14/9/2020).

“Vaksin tersedia untuk lini pertama pahlawan kami yang memiliki risiko tinggi tertular virus,” kata Otoritas Manajemen Bencana dan Krisis Darurat Nasional (National Emergency Crisis and Disaster Management Authority/NCEMA) UEA dalam sebuah tweet.

Menurut NCEMA, sebanyak 31.000 relawan telah berpartisipasi dalam uji klinis vaksin, termasuk 1.000 partisipan dengan penyakit kronis. Badan tersebut mengatakan uji coba fase tiga sedang berlangsung. Hingga kini, tidak ada efek samping yang signifikan, hanya beberapa sakit tenggorokan, tetapi tidak serius.

NCEMA mengatakan persetujuan penggunaan darurat untuk petugas kesehatan setelah uji klinis pada 31.000 sukarelawan selesai, dan telah memenuhi standar.

Uji coba fase tiga yang dilakukan dengan jumlah relawan besar untuk mengonfirmasi data keamanan dan efektivitas uji coba fase satu dan dua. Adapun uji coba fase tiga telah dimulai di negara Teluk berpenduduk 10 juta itu pada Juli.

Kasus Covid-19 di UEA mengalami lonjakan dengan 5.812 infeksi dalam seminggu terakhir sehingga total kasus mencapai 80.266 pada Senin. Adapun korban tewas akibat virus ini mencapai 399 orang sejak pandemi, menurut data Universitas Johns Hopkins. Otoritas Abu Dhabi mengatakan negara itu telah melakukan lebih dari 8,2 juta tes.

Memperluas Kemitraan dengan Tiongkok
Vaksin Sinopham yang mendapat persetujuan dari pemerintah Tiongkok pada bulan Juni, menunjukkan hasil menggembirakan di UEA. Uji coba fase satu dan dua di UEA memperlihatkan bahwa semua pasien berhasil memproduksi antibodi melawan virus setelah diberikan dua dosis selama empat minggu, demikian pernyataan pemerintah UEA pada Juli lalu.

UEA telah meningkatkan kerja sama dengan Tiongkok di berbagai bidang termasuk teknologi, pengadaan pertahanan, perdagangan, pariwisata, dan kesehatandalam beberapa tahun terakhir.

"Sejak awal pandemi, UEA telah bekerja sama erat dengan Tiongkok seputar diagnosa, terapi dan vaksin," kata senior fellow dalam program Keamanan Internasional di New America, Taufiq Rahim, kepada CNBC, Selasa (15/9/2020).

“Ini semakin memperkuat peran negara dalam menjalin hubungan strategis yang erat dengan dua saingan geopolitik terkemuka dunia - Tiongkok dan Amerika Serikat.”

Negara yang memiliki tujuh emirat itu juga menjadi mitra dalam pengujian dan pendaftaran vaksin corona buatan Rusia, yang telah disetujui pemerintah Rusia pada awal September. Di Barat, tiga vaksin telah mencapai uji klinis fase tiga yakni Pfizer, Moderna, dan AstraZeneca. (is/b1)

EUA Vaksin Tiongkok Covid-19