4 Unsur Perkuat Pencarian Kotak Hitam Sriwijaya Air SJ-182 Hari Ini

josstoday.com

Tim Basarnas melakukan pencarian lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air di sekitar Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, Minggu 10 Januari 2021. (Foto: AFP)

JOSSTODAY.COM - Direktur Operasi Basarnas, Brigjen TNI (Mar) Rasman mengatakan, empat unsur dilibatkan dalam pencarian kotak hitam atau black box pesawat Sriwijaya Air SJ-182, Selasa (12/1/2021).

"Kita maksimalkan untuk mencari black box, diperkuat empat unsur yang mempunyai kemampuan itu, yaitu KRI Rigel, Baruna Jaya, KR Arang, dan MGS. Harapannya dengan unsur-unsur yang mampu memiliki fungsi deteksi ini, kita bisa lebih cepat menemukan black box," ujar Rasman, di dermaga JICT II Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Ia menyebutkan, pihaknya masih fokus untuk operasi pencarian di bawah permukaan laut, yang saat ini dibagi jadi enam sektor.

"Kita sudah menemukan serpihan besar, bagian-bagian tubuh. Kita lebih perdalam di wilayah tersebut. Areal operasi tetap di enam sektor. Kegiatan udara pemantauan dengan areal kita perluas, karena kemungkinan ada benda-benda, barang, atau objek yang bisa dipantau. Karena sudah tiga hari, pasti pergerakannya sudah makin menjauh. Kita bagi sembilan sektor," tambah Rasman.

Personel SAR gabungan yang diterjunkan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan, mencapai 3.600 orang.

"Kita fokuskan di last know position (LKP) untuk pencarian. Hari ini 54 kapal (bertambah satu kapal dibandingkan hari sebelumnya 53 kapal). Ada tambahan kapal Baruna Jaya untuk memperkuat deteksi di bawah laut. Kita tetap mengerahkan 13 alut udara, 20 alut laut kecil seperti jet ski, raider dan rib, serta 22 ambulans," tutur Rasman.

Lebih lanjut, Rasman mengungkapkan cuaca sesuai perkiraan BMKG hari ini berawan, dengan gelombang di laut 0,5-1 meter. Pihaknya berharap agar cuaca hari ini bersahabat, sehingga personel yang bertugas melakukan pencarian black box maupun jenazah korban bisa melaksanakan tugas dengan baik. (fa/b1)

Sriwijaya Air Pesawat Sriwijaya Air Hilang Kontak Pesawat Jatuh