Puluhan Ribu Pasukan Garda Nasional Akan Jaga Gedung Capitol AS

josstoday.com

Tepat satu minggu setelah massa yang kejam menyerbu Capitol AS, Anggota Garda Nasional Virginia diberi arahan tur Statuary Hall oleh Kat Cammack beberapa menit setelah DPR memilih untuk mendakwa AS Presiden Donald Trump untuk kedua kalinya di Gedung Capitol, Washington, DC, Rabu (13/1/2021). (Foto: Getty Images / AFP)

JOSSTODAY.COM - Setidaknya 10.000 anggota Garda Nasional akan berada di Washington DC, Amerika Serikat pada Sabtu (16/1).

Seperti dilaporkan BBC, pejabat polisi mengatakan jumlah pada itu bisa lebih dari dua kali lipat untuk pelantikan Joe Biden minggu depan.

Satu minggu setelah kerusuhan mematikan di jantung pemerintahan AS, foto-foto pasukan Garda Nasional yang menjaga Capitol menjadi viral.

Gambar-gambar tersebut, yang menunjukkan kehadiran keamanan yang ketat di dalam dan di luar gedung, sangat kontras dengan adegan kekacauan yang disiarkan di seluruh dunia minggu lalu.

Pengerahan pasukan besar-besaran itu dilakukan tak lama sebelum Dewan Perwakilan Rakyat memberikan suara pada Rabu (13/1) untuk mendakwa Presiden Donald Trump kedua kalinya atas peran yang dia mainkan dalam aksi kekerasan minggu lalu.

Trump dimakzulkan karena "hasutan pemberontakan". Sepuluh Republikan dari partainya sendiri bergabung dengan oposisi Demokrat untuk memberikan suara mendukung tuntutan pemakzulan.

Banyak anggota parlemen yang memberikan suara pada Rabu (13/1) sempat terjebak dalam peristiwa minggu lalu, ketika ribuan pendukung radikal pro-Trump masuk ke kompleks Capitol ketika Kongres mengesahkan hasil pemilihan presiden.

Setelah gedung diamankan dan perusuh dibersihkan, pagar besar didirikan dan ribuan Pengawal Nasional didatangkan untuk membantu melindungi Kongres.

Pada Selasa, Pentagon menyetujui aparat yang melindungi Capitol untuk membawa senjata mematikan serta peralatan pelindung. (is/b1)

Pilpres Amerika Donald Trump Gedung Capitol Kongres Amerika