Porto vs Juventus, Menanti Ronaldo Mengulang Rekam Jejaknya di 16 Besar

josstoday.com

JOSSTODAY.COM - Liga Champions musim 2020/2021 kembali bergulir pekan ini, dengan sejumlah pertandingan leg pertama yang berlangsung di babak 16 besar di Eropa. Juara Liga Italia Serie A Juventus akan menghadapi tuan rumah FC Porto di Estadio do Dragao, Rabu (17/2/2021) malam waktu setempat atau Kamis (18/2/2021) dini hari WIB.

Bianconeri mengakhiri babak grup sebagai pemuncak klasemen Grup B, di atas Barcelona berdasarkan rekor head-to-head. Namun pasukan Andrea Pirlo menuju Portugal dengan bekal kekalahan 0-1 atas Napoli di Serie A.

Porto di babak grup, hanya menjadi runner-up Grup C di bawah Manchester City, dengan kalah satu kali dari enam pertandingan di putaran pertama tersebut. Pasukan Sergio Conceicao tengah mengalami penurunan prestasi, karena belum menang lagi dalam empat pertandingan terakhir di berbagai kompetisi. Hasil terakhir mereka adalah bermain imbang 2-2 melawan Boavista. Tentunya mereka ingin mengakhiri hal ini saat menghadapi Juventus.

Menghadapi Juventus. Conceicao tak dipusingkan dengan masalah pemain yang absen karena cedera. Mereka siap memasang kembali pemain bek kanan Nanu.

Selain pemain berusia 26 tahun itu, skuat Porto dalam kondisi fit, dan siap menjalankan strategi formasi 4-4-2.

Untuk posisi kiper, Porto bisa mempercayakan pemain Argentina Agustin Marchesin. Kemungkinan dia bakal dibuat sibuk oleh Cristiano Ronaldo dan rekan-rekannya. Dia akan membutuhkan pengamanan bek tengah Chancel Mbemba dan bek veteran Pepe.

Selain itu masih ada Wilson Manafa di bek kanan dan Zaidu Sanus, yang kembali dari cedera sebagai bek kiri. Duo ini kemungkinan akan dipasang untuk bisa memastikan tak ada ruang bagi penyerang Juventus untuk dieksploitasi.

Di lapangan tengah, Mateus Uribe akan bertanggung jawab untuk menghentikan permainan lawan, dengan dukungan Sergio Oliveira, yang akan terus bergerak ke depan setiap kali ada kesempatan.

Duo Jesus Corona dan Otavio diharapkan bisa menciptakan serangan-serangan dari area lebar, karena mereka memiliki kecepatan dalam bergerak. Kedua pemain sayap ini akan berusaha membuat peluang untuk Mehdi Taremi dan Moussa Marega mengancam area kotak pertahanan lawan.

Dari kubu Juventus, ada kabar baik dan buruk. Bianconeri belum bisa memastikan kebugaran Juan Cuadrado yang mengalami masalah otot saat pertandingan melawan Napoli. Namun kabar baiknya, Andrea Pirlo sudah bisa memainkan Aaron Ramsey.

Selain itu Leonardo Bonucci dan Paulo Dybala juga sudah masuk skuat dalam kunjungan ke Portugal, meski belum dipastikan dipasang karena masalah kebugaran. Pemain lainnya Arthur Melo masih absen dari pertandingan.

Seperti juga Porto, Juventus menyiapkan formasi 4-4-2, namun mereka bisa berubah menjadi 3-5-2 saat melakukan penyerangan, dengan bek kiri sering bergerak ke depan dan bek kanan masuk ke tengah.

Di posisi penjaga gawang, Juventus sepertinya tetap mempertahankan Wojciech Szczesny sebagai pemain starter. Ia harus mendapat pengamanan di belakang tengah oleh Matthijs de Ligt dan kapten tim Giorgio Chiellini. Danilo dan Alex Sandro akan memperkuat belakang kanan dan kiri.

Federico Chiesa menempati sayap kanan dan harus bisa berkreasi menciptakan serangan-serangan Juventus dengan Weston Mc Kennie dari posisi kiri. Weston bisa bergerak ke tengah, dan memberi ruang untuk Sandro melaju ke depan.

Kemudian Rodrigo Bentancur dan Adrien Rabiot menjadi dua gelandang tengah.

Di lini depan, dengan masih diragukannya kebugaran Dybala, Alvaro Morata bisa menjadi partner Cristiano Ronaldo. Pirlo juga memiliki opsi memainkan Dejan Kulusevski.

Terakhir kali Porto dan Juventus bertemu di babak knockout Liga Champions pada musim 2016/2017. Ketika itu Bianconeri unggul dengan selisih gol 3-0.

Juventus mampu mencapai babak 16 besar Liga Champions ini selama tujuh musim berturut-turut.

Musim ini Porto menjadi satu-satunya tim yang belum kebobolan gol saat bermain di kandang di Liga Champions. Mereka juga menjaga gawang tak kebobolan dalam lima pertandingan terakhir Liga Champions.

Juan Cuadrado menjadi pemain Juventus yang paling banyak memberi umpan matang berbuah gol (5 kali) dibandingkan rekan-rekan lainnya di babak grup Liga Champions. Absennya dia, menjadi pukulan buat tim tamu.

Juventus telah memenangi 11 dari 13 pertandingan terakhirnya di Liga Champions. Mereka menjadi satu dari empat tim di kompetisi ini yang mampu memenangi tiga pertandingan tandang di babak grup, bersama Atalanta, Barcelona, dan Chelsea.

Juventus bakal mengandalkan pemain bintang asal Portugal Ronaldo, 36 tahun pada pertandingan ini. CR7 musim ini sudah mencetak 23 gol dalam 26 pertandingan di berbagai kompetisi.

Penampilan Ronaldo selalu membaik saat tampil di babak sistem gugur Liga Champions. Ia mampu mencetak 62 gol dalam 66 pertandingan di fase ini. Juventus tentunya berharap Ronaldo akan kembali mengamuk di babak 16 besar ini.

Porto memiliki perjalanan yang solid selama fase grup Liga Champions, tetapi mereka juga bermasalah untuk meraih kemenangan dalam pertandingan terakhir. Juventus menunjukkan tanda-tanda perbaikan di bawah Andrea Pirlo setelah bermain lambat di awal musim ini.

Juventus kehilangan Juan Cuadrado dan Leonardo Bonucci yang absen karena cedera dalam pertandingan ini. Tapi, mengingat rekam jejak Ronaldo di Liga Champions fase ini, dia pasti akan membuat dampak yang menentukan pada pertandingan Rabu malam nanti.

Perkiraan pemain Porto (4-4-2): Marchesin, Manafa, Mbemba, Pepe, Sanusi, Corona, Oliveira, Uribe, Otavio, Marega, Taremi.

Perkiraan pemain Juventus (4-4-2): Szczesny, Danilo, de Ligt, Chiellini, Sandro, Chiesa, Rabiot, Bentancur, McKennie, Morata, Ronaldo. (gus/b1)

Liga Champions Juventus Porto FC Porto