Mendikbud Minta Sekolah Penuhi Daftar Periksa dan Mulai Tatap Muka

josstoday.com

Nadiem Makarim

JOSSTODAY.COM - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim menegaskan, sekolah atau satuan pendidikan yang guru atau tenaga pendidiknya sudah divaksinasi agar segera memenuhi daftar periksa dan menawarkan opsi pembelajaran tatap muka secara terbatas. Mendikbud mengatakan, mengumumkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 sudah berlaku saat ini.

“SKB ini sudah berlaku. Tidak perlu menunggu Juli 2021 untuk melakukan pembelajaran tatap muka terbatas,” kata Nadiem lewat siaran pers dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) yang diterima, Selasa (6/4/2021).

Mendikbud menambahkan satuan pendidikan yang sudah atau dalam proses pembelajaran tatap muka terbatas tetap diperbolehkan melakukan pembelajaran tatap muka meskipun belum semua guru/pendidik dan tenaga kependidikannya menerima vaksin.

“Selama dilakukan mengikuti protokol kesehatan dan sesuai izin pemerintah daerah,” kata Nadiem.

Berdasarkan data Kemdikbud, sekolah yang telah melakukan pembelajaran tatap muka terbatas baru 22%. Itu artinya, pembelajaran jarak jauh masih menjadi pilihan mayoritas satuan pendidikan di Indonesia. Kemdikbud menambahkan pembelajaran tatap muka terbatas telah menunjukkan berbagai prkatik baik di sejumlah sekolah.

Kemdikbud sudah mengeluarkan checklist terkait kesiapan sekolah untuk melakukan pembelajaran di masa pandemi lewat http://sekolah.data.kemdikbud.go.id/kesiapanbelajar/dashboard.

Sayangnya, sampai hari ini, jumlah sekolah yang mengisi dashboard tersebut baru setengahnya (52,81%) yaitu 282.586 dari total 535.129. Penegakkan protokol kesehatan menjadi sangat penting mengingat munculnya klaster Covid-19 pada sejumlah sekolah antara lain di Padang, Sumatera Barat dan Jambi.

Mendikbud Nadiem Makarim Sekolah Tatap Muka