Satgas: PPKM Mikro Diperluas untuk Antisipasi Liburan Ramadan dan Idulfitri

josstoday.com

Wiku Adisasmito.

JOSSTODAY.COM - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan, salah satu tujuan diperluasnya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro adalah untuk mengantisipasi lonjakan kasus pada liburan Ramadan dan Idulfitri.

“Penambahan provinsi yang melaksanakan PPKM Mikro bukan hanya untuk mengurangi angka kasus yang terlanjur dalam kondisi kurang baik, namun juga sebagai upaya antisipatif termasuk menjelang momen Liburan Ramadan dan Idulfitri,” kata Wiku, Kamis (8/4/2021).

Wiku menjelaskan, ditargetkan 20 provinsi akan menjalankan PPKM mikro sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 7 Tahun 2021 tentang PPKM berbasis mikro. Semua provinsi itu juga akan mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19.

Sebagaimana diketahui, pemerintah telah memutuskan kembali memperpanjang masa PPKM berbasis mikro. Perpanjangan dilakukan dan berlaku mulai 6 April hingga 19 April 2021.

Dalam perpanjangan kali ini, wilayah pemberlakuan PPKM Mikro diperluas, dengan tambahan lima provinsi, yakni Aceh, Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Utara, dan Papua. Dengan demikian, total sebanyak 20 provinsi dapat menetapkan dan menambah prioritas wilayah pembatasan pada masing-masing kabupaten/kotanya.

Sebelumnya, 15 provinsi yang telah lebih dulu melaksanakan PPKM mikro adalah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Nusa tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. (is/b1)

 

Satgas Covid-19 Covid-19 PPKM Wiku Adisasmito