Kasus Gratifikasi di Sidoarjo, KPK Duga Sejumlah ASN Berikan Uang

josstoday.com

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Foto: Humas KPK)

JOSSTODAY.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa sejumlah saksi terkait dugaan kasus gratifikasi di lingkup Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Para saksi dimintai keterangan oleh tim penyidik terkait dugaan adanya sejumlah aparatur sipil negara (ASN) memberikan uang kepada sejumlah pihak yang terkait dengan perkara tersebut.

“Para saksi hadir dan dikonfirmasi, antara lain, dugaan penerimaan sejumlah uang oleh pihak yang terkait dengan perkara ini yang berasal dari para ASN di Pemkab Sidoarjo,” kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (21/3/2022).

Adapun para saksi yang diperiksa yakni Kepala Dinas Perumahan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Sidoarjo, Sulaksono; mantan Camat Prambon, Ainun Amalia; Kepala Dinas Perikanan Sidoarjo, M Bachruni Aryawan; Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Sidoarjo, Noer Rachmawati; Seksi Pelaksana Dinas Perikanan, Haryono; Staf Dinas Pasar Sidoarjo, Sutarti; serta Ajudan Bupati Sidoarjo, R Novianto Koesno Adiputro.

Pemeriksaan dilakukan di Kantor Polresta Sidoarjo, Jumat (18/3/2022). Ali tidak menjelaskan lebih lanjut soal sosok para ASN yang memberikan uang tersebut. Dia juga tidak mengungkapkan mengenai detail nominal uang yang diberikan.

Perlu diketahui, kasus dugaan penerimaan gratifikasi tersebut adalah pengembangan dari perkara korupsi yang melibatkan mantan Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah. KPK sebelumnya menetapkan Saiful Ilah dan lima orang lainnya sebagai tersangka kasus suap sejumlah proyek infrastruktur pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Sidoarjo.

Dalam perkara tersebut, Saiful dinyatakan bersalah dan divonis tiga tahun penjara serta denda Rp 200 juta subsider enam bulan kurungan oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Surabaya.

“Menyatakan terdakwa Saiful Ilah telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama," kata Ketua Majelis Hakim, Cokorda Gede Arthana saat membacakan amar putusan terhadap Saiful Ilah di Pengadilan Tipikor Surabaya, Senin (5/10/2020) lalu.

Kasus Gratifikasi Pemkab Sidoarjo KPK Ali Fikri Gratifikasi ASN