Ekonomi Jatim Dipacu ke 8 Persen, KADIN Siapkan 7 Jurus Strategis untuk UMKM dan Industri

josstoday.com

Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur masa bakti 2025–2030 digelar di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (1/2/2026)

Surabaya, JOSSTODAY.COM - Kepengurusan baru Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jawa Timur periode 2025–2030 resmi dilantik di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Lebih dari sekadar pergantian pengurus, momentum ini menjadi titik tolak konsolidasi besar dunia usaha Jawa Timur untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen.

Target tersebut disebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong daerah-daerah strategis seperti Jawa Timur untuk menjadi lokomotif utama ekonomi nasional.

“Target pertumbuhan ekonomi Jawa Timur kami dorong agar bisa mencapai 8 persen, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto,” disampaikan dalam prosesi Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Pengurus KADIN Jatim 2025–2030.
Jawa Timur sendiri dikenal sebagai salah satu provinsi dengan struktur ekonomi terkuat di Indonesia. Sekitar 30 persen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jatim disumbang oleh sektor industri pengolahan yang didukung perdagangan serta pertanian berskala besar. Di saat yang sama, kekuatan UMKM sangat dominan, mencakup sekitar 99 persen unit usaha, mulai dari sektor makanan dan minuman, tekstil, alas kaki, perikanan, hingga industri kreatif. Kombinasi antara industri besar dan jutaan UMKM inilah yang menjadi fondasi utama ekonomi Jawa Timur.

Prosesi Pelantikan

 


Tujuh Pilar Transformasi Ekonomi Jawa Timur
Untuk mengakselerasi pertumbuhan, KADIN Jatim merumuskan tujuh prioritas strategis yang akan menjadi kerangka kerja dunia usaha lima tahun ke depan.

1. Iklim Usaha yang Kondusif
Mendorong kemudahan berusaha, kepastian hukum, serta penyediaan SDM yang siap kerja agar investasi dan aktivitas usaha semakin kompetitif.

2. Misi Dagang Nasional dan Global
KADIN bersama Pemprov Jatim akan menggelar misi dagang ke 9 provinsi di Indonesia dan 4 negara luar negeri guna memperluas pasar dan memperkuat perdagangan.

3. SDM sebagai Kunci Pertumbuhan
Sekitar 60–70 persen pertumbuhan ekonomi ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia. Karena itu, pelatihan vokasi akan digarap bersama Tim Koordinasi Vokasi Daerah.

4. Digitalisasi dan Teknologi untuk UMKM
UMKM diarahkan masuk ke rantai pasok modern, e-commerce, dan sistem keuangan digital.

5. Industri Hijau dan Green Jobs
Pengembangan industri ramah lingkungan melalui standar green soft skills yang diusulkan menjadi standar nasional.

6. Penguatan Infrastruktur
Mulai dari pelabuhan, kawasan industri, logistik, hingga infrastruktur digital akan diperkuat untuk mendukung arus barang dan investasi.

7. Pemberdayaan UMKM
UMKM diposisikan sebagai tulang punggung ekonomi rakyat melalui pendampingan, pembiayaan, pelatihan, dan akses pasar.


400 Pengurus, Satu Arah Besar Dunia Usaha
Sebanyak 400 pengurus dari 32 bidang usaha resmi dilantik. Skala ini mencerminkan keseriusan KADIN Jatim membangun satu barisan dunia usaha yang terkoordinasi, mulai dari industri, perdagangan, logistik, pariwisata, hingga UMKM.


Yusuf Karim Ungsi: UMKM Harus Masuk Era Digital
Dalam jajaran pengurus baru, Yusuf Karim Ungsi, tokoh pegiat ekonomi kreatif sekaligus pengusaha di industri MICE (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition), resmi diangkat sebagai Wakil Ketua Umum Bidang UMKM.

Yusuf menegaskan bahwa masa depan UMKM Jawa Timur sangat bergantung pada kemampuan beradaptasi dengan teknologi.

“UMKM kini harus bertransformasi dengan teknologi agar mampu bersaing tidak hanya di pasar domestik tetapi juga global. Digitalisasi bukan pilihan, tapi keharusan,” tegasnya.
Ia menyoroti tiga prioritas utama yang akan menjadi fokus Bidang UMKM di KADIN Jatim:

🔹 Prioritas keempat: Adopsi teknologi dan digitalisasi agar UMKM bisa naik kelas dan masuk pasar modern.
🔹 Prioritas keenam: Penguatan infrastruktur sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi Jawa Timur.
🔹 Prioritas ketujuh: Pemberdayaan UMKM melalui pelatihan, akses permodalan, dan perluasan pasar.

Pengurus Bidang UMKM berfoto bersama


Para pelaku usaha dan pemerintah daerah pun menyambut positif komitmen KADIN Jatim tersebut. Sinergi antara industri besar dan ratusan ribu UMKM diharapkan dapat menciptakan ekosistem usaha yang inklusif dan produktif, membuka lapangan kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur.

Di tengah perubahan global dan era digital, Jawa Timur kini bersiap melangkah lebih cepat UMKM naik kelas, industri tumbuh, dan ekonomi daerah melesat.

Kadin Jatim Pelantikan Pengurus 2025-2030 Bidang UMKM 7 Prioritas