Muhammadiyah Ajak Masyarakat Jaga Persatuan
Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Dr Haedar Nashir.
JOSSTODAY.COM - Meperingati hari jadi Muhammadiyah ke-108, Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Dr Haedar Nashir, meminta agar seluruh warga Muhammadiyah tetap bersatu ditengah kepentingan politik yang semakin besar.
Terlebih nanti saatnya Pilkada Serentak 2018 dan Pemilihan Presiden 2019 yang dipastikan akan ramai dan penuh dinamika politik yang dapat membuat konflik.
"Memperingat milad ke-108 kita ingin merekatkan kebersamaan. Jadi, tadi saya bilang potensi kita besar punya SDM (sumber daya manusia) yang luar biasa. Kita juga punya sitem negara modern, kita punya agama dan pancasila sebagai pegangan kita," katanya saat membukan acara Peringatan dan Refleksi Milad Muhammadiyah ke-108 di Kantor PWM Jawa Timur, Surabaya, Sabtu (11/11/2017).
Meskipun ada banyak potensi yang dimiliki Indonesia, namun dirasa ada problem besar dalam kehidupan bangsa saat ini. Haedar Nashir menjelasjan jika faktor politik merupakan satu isu terbesar yang dapat menggoyahkan kebersamaan.
"Pertama, Isu-isu ini jika tidak dikelola dengan baik akan meretakkan kehidupan kebangsan kita. Kedua, ada faktor eksternal yang bisa masuk melakukan perubahan politik dan ekonomi. Ketiga, situasi nasional seperti kemiskinan dan kesenjangan sosial akan menjadi suasasna antagonis yang akan meretakkan bangsa dan bisa menjadi konflik," jelasnya.
Karena itu, Muhammadiyah sebagai upayanya untuk menjaga persatuan melaksanakan acara diskusi nasional ini agar tidak terjadi konflik nantinya.
Ia pun mengaku Muhammadiyah terus berkomitmen untuk mengajak seluruh masyarakat untuk merekat kebrsamaan dalam sebuah format. (ais)
Muhammadiyah Haedar Nashir Persatuan