Besok, PhillipCapital Gelar Global Symposium Indonesia 2018

josstoday.com

PhillipCapital logo

JOSSTODAY.COM - PhillipCapital akan menyelenggarakan Global Symposium Indonesia 2018 pada Jumat,  (27/4/2018) besok, di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta. Dengan hadirnya perwakilan dari perusahaan Indonesia yang terdaftar di bursa, produsen dan pedagang komoditas fisik, hedger komoditas, serta perwakilan dari SRO dan bursa Indonesia, kegiatan ini akan memberikan wawasan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pasar global.

Global Symposium Indonesia kali ini mengusung tema “Commodity and Digital Economy, Opportunities and Challenges Amidst Monetary and Political Dynamics”. Tema ini dipilih untuk menjawab perubahan dalam kebijakan moneter dan kekhawatiran investor terkait isu perang perdagangan yang memacu perubahan besar di pasar global.

Melalui kegiatan ini, peserta simposium bisa mendapatkan informasi terhangat seputar perkembangan bursa berjangka di seluruh dunia. “Saya pikir ini adalah kesempatan langka bagi semua pihak untuk berada di satu tempat untuk bertukar pengetahuan dan wawasan pasar bursa secara global,” ujar Fanti Apriliana, COO PT Phillip Futures, di Jakarta, Kamis 25 April 2018.

Pihaknya pun merasa merasa terhormat dapat mewujudkan event internasional ini di Indonesia. Dengan peluang dan tantangan di Indonesia, Phillip Futures berharap kegiatan yang menghadirkan narasumber berkompeten dan dihadiri peserta mancanegara ini membawa manfaat bagi semua pihak.

Fanti Apriliana menambahkan, Global Symposium Indonesia bisa menjembatani kepentingan pelaku pasar dalam negeri dan internasional untuk berkolaborasi di industri bursa derivatif ke level global. Di samping itu juga menjadi tolak ukur untuk mengenalkan industri perdagangan berjangka kepada masyarakat, khususnya di Indonesia.

“Sehingga kegiatan ini diharapkan dapat membangun rasa percaya di antara pemangku kepentingan untuk membawa inudstri ini ke tingkat lebih tinggi lagi. Sekaligus memberikan edukasi investasi kepada masyarakat,” kata Fanti Apriliana.

Simposium ini rencananya akan dibuka secara langsung oleh Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Bachrul Chairi dan Country Head PhillipCapital in Indonesia, Daniel Tedja.

Kegiatan ini menghadirkan panelis dari bursa-bursa luar negeri seperti Asia Pacific Exchange (APEX), Chicago Mercantile Exchange (CME), Intercontinental Exchange (ICE), Singapore Exchange (SGX).

Sementara Indonesia akan diwakili oleh Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX), yang akan memberikan masukan dan perkembangan terkini dunia investasi bursa berjangka.

Tentang PhilipCapital, kata Fanti Apriliana, didirikan pada tahun 1975, PhillipCapital adalah lembaga keuangan yang berbasis di Singapura, yang menawarkan berbagai layanan keuangan yang berkualitas dan inovatif kepada pelanggan ritel, korporat, dan institusi.

PhilipCapital mulai sebagai pialang saham tradisional yang berspesialisasi dalam pialang ekuitas, dan terus melakukan diversifikasi produk. Kini kami menjadi penyedia jasa keuangan yang benar-benar terintegrasi.

Sampai saat ini, PhilipCapital beroperasi di pusat keuangan dari 16 negara, dengan kantor di Singapura, Malaysia, Kamboja, Indonesia, Thailand, Hong Kong, Cina, Jepang, India, Sri Lanka, Dubai, Inggris, Prancis, Turki, Australia dan Amerika Serikat.

Selain itu, juga mendirikan PT Phillip Futures pada tahun 2005, dengan nama sebelumnya PT Phillindo Futures Indonesia dan bergabung sebagai anggota Bursa Berjangka Jakarta (JFX). (ru/pr)

Finance future