Asprov PSSI Jatim Minta Suporter Tak Anarkis Saat Bertemu Malaysia

josstoday.com

JOSSTODAY.COM - Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Jawa Timur, Achmad Riyadh UB, Ph.D, berharap suporter di Stadion Gelora Delta Sidoarjo tidak melakukan tindakan provokatif terhadap Timnas Malaysia yang akan menghadapi Indonesia pada babak Semifinal Piala AFF U-16 2018.

Ia mengatakan jika saat ini mata FIFA, AFC, dan AFF tertuju pada pertandingan besok. Sebab, pada babak semifinal Piala AFF U-19 bulan lalu dengan kondisi yang sama berakhir dengan ricuh, karena suporter saat itu melempar botol bahkan pecahan lantai ke arah bench pemain Malaysia. Sehingga, saat itu pihak penyelenggara mendapat denda yang cukup besar dari AFC.

"Ayo kita jadi tuan rumah yang baik, hentikan teriakan, ejekan, makian, umpatan dan kata-kata kotor kepada adik-adik, anak-anak kita di lapangan. Dukung mereka dengan nyanyian pembakar semangat, mari kita jaga diri jangan sampai dunia menilai suporter Indonesia jelek, buruk dan tidak sopan," ajak Achmad Riyadh, Rabu (8/8/2018).

"Kita harus bangga karena Sidoarjo dan Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah, karena itu ayo kita balas kepercayaan itu dengan sebaik-baiknya," imbuhnya.

Indikasi kembali terjadinya kericuhan kembali hadir pasca pemain Malaysia, Amirul Ashrafiq Hanifah, yang memasang bendera Indonesia terbalik ketika mengupdate story di akun Instagramnya @amirulash9. Bahkan, sudah ada beberapa pihak melalui media sosial yang melancarkan teror pada pemain Malaysia.

Selain partai panas antara Indonesia melawan Malaysia, pada pertandingan pertama babak semifinal akan mempertemukan Thailand melawan Myanmar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. (9/8/2018). (ais)

Piala AFF 2018 Indonesia Malaysia PSSI Jatim