Kick Off Liga 1 Diputuskan di Pekan Pertama Mei

josstoday.com

PSSI

JOSSTODAY.COM - Setelah gonjang-ganjing adanya terpaan dugaan pengaturan skor, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) akhirnya menetapkan kick off Liga 1 musim kompetisi 2019 dimulai di pekan pertama Mei mendatang. PSSI memastikan tidak akan lagi ada penundaan dimulainya kompetisi tahun ini

Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria mengumumkan kepastian penyelenggaraan Liga 1 2019. Berdasar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Liga Indonesia Baru (RUPS Luar Biasa PT LIB) selaku operator kompetisi di Jakarta, Kamis (28/2), kompetisi dimulai antara 1 hingga 8 Mei mendatang.

"PSSI memastikan tetap konsisten untuk menggelar kick off Liga 1 2019 pada 1-8 Mei. Keputusan ini bersifat bulat, semua klub menyetujuinya. Keputusan tidak berubah seperti ketika kongres. PSSI terbuka mendengarkan aspirasi voters," jelas Ratu Tisha.

Selain itu, Exco PSSI telah menugasi Gusti Randa dan Dirk Soplanit selaku Komisaris dan Direktur PT LIB untuk melakukan langkah-langkah agar kompetisi bisa digelar seusai jadwal. Gusti dan Dirk ditunjuk masuk jajaran direksi PT LIB menjadi komisaris dan direktur dalam manajemen interim di PT LIB pada RUPSLB. Penunjukan kedua anggota Exco PSSI itu adalah untuk memastikan PT LIB tetap berjalan sesuai jalur sehingga bisa menggelar Liga 1 2019.

"PSSI menugaskan kedua anggota Exco ini untuk menjalankan amanah kongres bahwa PSSI memastikan tetap konsisten menggelar Liga 1 2019 pada Mei. Saya akui ada jenjang waktu antara 1 hingga 8 Mei. Dengan padatnya agenda seperti SEA Games, kemudian Piala AFF, Piala AFC, dan Kualifikasi Piala Dunia serta Piala Asia, kick-off Liga 1 harus digelar sesuai jadwal saat itu," ungkap Sekjen PSSI itu.

Namun PT LIB harus menghadapi masalah tunggakan kewajiban yang belum terbayar. PT LIB dilaporkan masih belum melunasi utang Rp 2 miliar kepada klub-klub Liga 1 2018. Dirk Soplanit pun menyatakan akan menyelesaikan masalah tersebut. Diakui tugas itu akan berat mengingat kondisi PSSI dan sepakbola nasional sedang dirundung masalah besar.

"Kewajiban yang belum diselesaikan tidak dapat diabaikan. Tentu tidak akan mudah, tapi kami akan selesaikan apa pun yang belum dipenuhi. Semoga saja kewajiban yang belum diselesaikan pada periode ini bisa diselesaikan," tutup Dirk. (fa/b1)

PSSI