Transformasi Holding Pertamina Wujudkan Kemandirian RI Bidang Migas

josstoday.com

Karyawan pertamina menggunakan masker saat bertugas di kilang Pertamina, Rabu (12/8/2020).

JOSSTODAY.COM - PT Pertamina (Persero) dinilai tengah bertransformasi menjadi holding BUMN dengan 6 subholding migas setelah Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memangkas direksi dari 11 orang menjadi 6 orang agar dapat terintegrasi dengan baik sehingga roadmap transformasi holding BUMN terus berjalan.

"Langkah ini merupakan terobosan untuk mempercepat pengembangan bisnis baru, serta menjalankan program-program nasional. Tentu harapanya adalah Pertamina mencapai keberhasilan dalam membangun bangsa Indonesia di bidang migas," kata Direktur Indonesian Institute and Public Policy, Gifari Shadat Ramadhan dalam keterangan tertulisnya Senin (31/8/2020).

Dia mengatakan, untuk mewujudkan kemandirian dan kedaulatan energi nasional, Pertamina membangun beberapa kilang minyak sendiri khususnya di Balikpapan. "Proyek RMDP (Refinery Development Master Plan) RU (Refinery Unit) V Balikpapan dan Lawe-lawe merupakan proyek strategis nasional yang dilakukan pemerintah dalam rangka mewujudkan kemandirian migas," kata dia.

Untuk eksplorasi luar negeri, kata dia, Pertamina mengebor di Algeria di lapangan MLN (Menzel Ledjmet Nord) Blok 405A. Selain itu, Pertamina mengolah refined, bleached, dan deodorized palm oil (RBDPO) 100 persen yang menghasilkan green diesel (D-100). RBDPO ini merupakan minyak kelapa sawit yang sudah diproses lebih lanjut dengan menghilangkan getah, impurities dan baunya. "Pertamina akan memproduksi green energy lainya, seperti green gasoline dan green avtur yang masih dalam tahap pengembangan," kata dia.

Menurut Gufari, terobosan ini merupakan upaya Pertamina dalam menjawab tantangan energi ramah lingkungan. "Seiring berjalannya waktu, bahan bakar fosil harus kita ganti dengan energi terbarukan, ini berdampak positif terhadap kualitas hidup masyarakat sekaligus menyelamatkan bumi kita," kata dia.

Dia mengatakan, masyarakat Indonesia perlu berbangga terhadap kemajuan Pertamina. "Inilah momentum kita untuk menghargai dan mengapresiasi atas kompetensi dan kapabilitas BUMN kita, pada khususnya inovasi anak-anak negeri," kata dia. (fa/b1)

Pertamina Migas Holding BUMN