Presiden: Pasien Gejala Ringan dan OTG Jalani Rawat Isoter

josstoday.com

JOSSTODAY.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, masyarakat yang mengalami gelaja ringan dan termasuk kategori orang tanpa gejala (OTG) Covid-19 tidak perlu menjalani perawatan rumah sakit. Pasien gejala ringan dan OTG cukup menjalani isolasi terpusat (isoter).

"Arahan Bapak Presiden, untuk pasien yang mengalami gejala ringan akan didorong menjalani isolasi terpusat atau isolasi di rumah masing-masing. Isolasi mandiri apabila memenuhi persyaratan," kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto usai menghadiri rapat terbatas Kabinet Indonesia Maju, pada Senin (7/2/2022).

Rapat yang dipimpin Presiden Jokowi melalui telekonferensi khusus membahas tentang Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Airlangga mengatakan, saat ini tingkat isoter di luar wilayah Jawa dan Bali, kapasitas yang tersedia mencapai 27.766 tempat tidur. Dari jumlah itu, yang telah terisi sebanyak 303 tempat tidur atau 1,09%.

Terkait situasi yang dihadapi Indonesia saat ini, Airlangga Hartarto mengatakan, diperlukan akselerasi vaksinasi dosis ketiga agar tidak terjadi transmisi kasus Covid-19 varian Omicron dari Pulau Jawa ke luar Jawa.

Saat ini, jumlah vaksinasi dosis kedua di luar Pulau Jawa dan Bali masih rendah. Hanya ada dua provinsi yang telah mencapai angka vaksinasi dosis lengkap lebih dari 70%, yaitu Provinsi Kepulauan Riau sebesar 85,6% dan Provinsi Kalimantan Timur 71,2%. KemudianBabel 68,3% dan Kalimantan Utara 65,9%.

“Dosis kedua menjadi penting, terutama untuk kelompok lansia dan komorbid. Tentu vaksinasi ketiga perlu diakselerasi agar Omicron tidak berpindah dari Jawa ke luar Jawa,” ujarnya.

Pada bagian lain, Airlangga yang juga Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Luar Jawa-Bali mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil survei di masyarakat, diprediksi bahwa perekonomian Indonesia berada di level 4,7% hingga 5,6%.

"Baru saja BPS mengumumkan bahwa pertumbuhan kita di tahun 2021 year on year adalah 3,69 % dan di Kuartal IV sebesar 5,02%," kata Airlangga.

Ia optimistis pertumbuhan tahun ini dapat melampaui 5%. "Namun akan berpengaruh pada Kuartal II karena ada momen puasa dan hari raya," jelas dia.

Presiden Jokowi OTG Pasien OTG Covid-19