Surabaya Siapkan PSEL Kedua
Surabaya, JOSSTODAY.COM - Pemerintah Kota Surabaya bersama pemerintah pusat akan membangun fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) melalui Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).
"Surabaya menjadi salah satu kota yang konsisten mengelola sampah menjadi energi listrik secara berkelanjutan,” ujar Menteri LH Hanif Faisol, usai meninjau korve kerja bakti Sungai Kalimas, di Surabaya, Jumat (6/3/2026) kemarin.
Hanif menambahkan, pembangunan fasilitas pengolahan sampah tambahan menjadi langkah penting untuk menuntaskan sisa timbulan sampah yang masih ada.
“Melalui upaya dan kerja keras Wali Kota Surabaya serta dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, telah diusulkan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik tahap kedua. Jika terealisasi, Surabaya akan memiliki dua fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik,” kata Hanif.
Menteri LH Hanif Faisol juga memastikan pemerintah pusat terus mengawal proses pendanaan fasilitas pengolahan sampah di Surabaya. Untuk pendanaan tahun 2025, pencairan anggaran akan dilakukan tahun ini atas persetujuan Menteri Keuangan.
“Untuk tahun 2026, anggarannya sudah tersedia di kementerian kami dan akan dicairkan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan,” ujar Hanif.
Menteri LH Hanif Faisol menegaskan, pembangunan infrastruktur pengolahan sampah harus tetap dibarengi perubahan perilaku masyarakat, terutama dalam hal pemilahan sampah dari rumah tangga. Menurutnya, pengelolaan sampah paling efektif justru dimulai dari sumbernya.
“Pengelolaan sampah yang paling ideal adalah dimulai dari rumah tangga melalui pemilahan yang konsisten. Jika dipilah dengan baik, sampah tidak lagi dipandang sebagai sesuatu yang harus dibuang, tetapi bisa menjadi sumber daya ekonomi, energi, bahkan sumber daya baru bagi masyarakat,” pungkasnya. (sp/amyloeq)