josstoday.com

Polisi Malaysia Tangkap Terduga Teroris Salah Satunya WNI

Polisi Diraja Malaysia (PDRM) menangkap dua orang yang diduga terlibat organisasi terorisme ISIS

josstoday.com

KPK Panggil Iwan Joeniarto

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Dirut PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Iwan Joeniarto dalam penyidikan tindak pidana korupsi suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus S.A.S dan Rolls-Royce P.L.C kepada PT Garuda Indonesia.

josstoday.com

Setya Novanto Masih Berkelit

KPK menilai terdakwa perkara korupsi proyek pengadaan KTP elektronik, Setya Novanto, masih berkelit selama proses persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

josstoday.com

Viral, Pasien Dibius Alami Pelecehan Seksual oleh Perawat

Kasus pelecehan seksual terhadap kaum hawa kembali terjadi. Kali ini pasien di sebuah rumah sakit di Surabaya yang menjadi korbannya. 

josstoday.com

Ormas Bentrok di Bekasi, Polisi Kerja Provokator-Provokatornya

Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota  mengejar para provokator dan aksi anarkistis menyusul bentrok Ormas di kantor pemerintahan .

josstoday.com

Penipuan Umrah Masih Terjadi

Yayasan Lembaga Konsumen Sumatera Selatan prihatin melihat fakta hingga kini masih terjadi penipuan terhadap masyarakat yang akan melaksanakan ibadah umrah ke Mekkah.

josstoday.com

KPK Peringatkan Calon Kepala Daerah jangan Berpolitik Uang

KPK memberi peringatan kepada seluruh calon kepala daerah agar tidak melakukan praktik politik uang pada Pilkada Serentak 2018. 

josstoday.com

PTUN kembali gelar sidang gugatan HTI

Pengadilan Tata Usaha Negara kembali menggelar sidang lanjutan terkait gugatan terhadap Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM tentang pembubaran organisasi Hizbut Tahrir

josstoday.com

Tito Karnavian Optimistis Pilkada 2018 Aman

Kepala Kepolisian Indonesia, Jenderal Polisi Tito Karnavian, optimistis pelaksanaan rangkaian Pilkada Serentak 2018 akan berjalan aman dan lancar.

josstoday.com

KPK: Novanto belum Terbuka Terkait Kasus KTP-e

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai terdakwa perkara korupsi KTP-elektronik (KTP-e) Setya Novanto belum bersikap terbuka dan mengakui perbuatannya.