josstoday.com

10 Negara Kolaborasi Lindungi Warisan Kuno dari Terorisme

Sepuluh negara membentuk kelompok baru pada Senin (24/4) untuk melindungi warisan kuno dari ekstremisme, seperti tindakan ISIS merusak kota kuno Palmyra di Suriah.

josstoday.com

Pelaku Penembakan di Paris adalah Tersangka Teror

Pelaku yang melepaskan tembakan terhadap polisi di Champs Elysees Paris

josstoday.com

Presiden Prancis Serukan Pertemuan Pejabat Pertahanan Setelah Penembakan di Paris

Presiden Prancis Francois Hollande mengumumkan pertemuan pejabat pertahanan direncanakan diadakan

josstoday.com

Dua Polisi Tewas dalam Penembakan di Paris

Polisi kedua tewas karena luka-luka yang dialaminya ketika dirinya ditembak seorang penyerang di Paris

josstoday.com

Muslim Indonesia di London Galang Dana Masjid

Umat Islam asal Indonesia di Inggris meluncurkan penggalangan dana untuk membangun masjid di London melalui situs kitabisa dan start-up yang ditangani oleh para mahasiswa dengan nama Muslim Experience.

josstoday.com

Mantan Presiden Bush Dirawat karena Pneumonia Ringan

Mantan presiden Amerika Serikat George H.W. Bush menjalani pemulihan dari pneumonia ringan di sebuah rumah sakit, menurut keterangan dari kantornya pada Selasa (18/04) waktu setempat.

josstoday.com

Marinir Amerika Serikat, Australia dan China akan Berlatih Bersama

Pasukan Marinir Amerika Serikat tiba di Darwin, Selasa, untuk masa penugasan enam bulan, dan melakukan latihan bersama dengan sejawatnya, Pasukan Marinir Australia dan China.

josstoday.com

Orbital akan Luncurkan Kapal Kargo Antariksa

Roket pembawa makanan dan berbagai pasokan lain untuk para astronaut di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dijadwalkan akan lepas landas

josstoday.com

Erdogan Umumkan Kemenangan dalam Referendum, Lawan Tuding Ada Kecurangan

Presiden Turki, Tayyip Erdogan, menyatakan kemenangan dalam referendum, Minggu, kemenangan ini memberikannya kekuatan besar dalam politik Turki modern.

josstoday.com

ISIS Andalkan Sepeda Motor Bunuh Diri di Kota Tua, Mosul

Seorang kapten pada Polisi Federal Irak menyatakan pasukannya mulai bergerak Minggu pagi-pagi buta untuk memerangi ISIS