Turnamen Widjojo Soejono Ajang Pencarian Bibit Petenis Muda

josstoday.com

Widjojo Soejono (tiga dari kiri) saat mendampingi ketua DPP Perindo, Hary Tenoesoedibjo (dua dari kanan) saat membuka Turnamen Tenis Internasional Widjojo Soejono ke-36 di Makodam V Brawijaya, Surabaya, Selasa (10/10/2017). (josstoday.com/Fariz Yarbo)

JOSSTODAY.COM - Turnamen Tenis Internasional Widjojo Soejono ke-36 kembali digelar di Makodam V Brawijaya, Surabaya, 8-15 Oktober 2017. Turnamen ini menjadi satu agenda penting untuk menjaring bibit-bibit muda Indonesia.

Kepala Bidang Pertandingan Pengurus Pusat (PP) Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti), Susan, mengatakan jika kegiatan ini sesuai dengan keinginan PP untuk melakukan regenerasi atlet.

"Turnamen ini luar biasa karena diselenggarakan selama 36 tahun dengan konsisten. Di mana, dari turnamen ini akan muncul bibit pemain tenis untuk Indonesia kedepan," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPP Perindo, Hary Tanoesoedibjo, mengaku jika dengan adanya turnamen seperti ini dapat memberikan pengalaman dan pelatihan baru kepada para atlet dan para wasit yang memimpin.

"Selain itu akan meningkatkan percaya diri para atlet ketika diangkat di media, yang mana akhirnya olahraga itu menjadi industri. Ini antara ayam dan telur, jika olahraga menjadi industri atlet akan lebih percaya diri. Mereka akan menjadikan olahraga sebagai profesi karena di situ akan ada jaminan di bidang olahraga,” jelas pemimpin salah satu televisi swasta.

Sementara itu, turnamen ini diikuti oleh 450 atlet dari 25 negara. Diantaranya Indonesia, Korea, India, Rusia, Filipina, Thailand, Jerman, Singapore, Hongkong, Australia, Taiwan, Jepang, Swiss, Oman, Pakistan, Amerika, China, Malaysia, Selandia Baru, dan Kanada. (ais)

Tenis Widjojo Soejono Cup XXXVI 2017