Diterima KPU Jatim, Duet KopDar Resmi Jadi Kontestan Pilgub 2018
Duet KopDar saat berjalan kaki bersama dengan para relawan menuju kantor KPU Jatim, Surabaya, Rabu (10/1/2018). (josstoday.com/Fariz Yarbo)
JOSSTODAY.COM - Pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak (KopDar) menjadi pendaftar pertama Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018 di Kantor KPU Jatim, Jl Tegalsari, Surabaya, Rabu (10/1/2018).
Dalam pendaftarannya, KopDar dikawal langsung oleh 34 kelompok relawan dari berbagai elemen, dan berbagai segmentasi umur. Serta, ada pula partai pengusung dan pendukung seperti Partai Demokrat, Partai Golkar, PAN, PPP, dan Partai Hanura yang turut mengantar langsung bahkan memadati sepanjang Jl. Tegalsari depan Kantor KPU.
Namun, sebelum melaksanakan konvoi dari Pondok Pesantren Ummanatul Ummah, Khofifah menyempatkan diri untuk berziarah ke makan kedua orang tuanya dan suaminya.
Setelah itu, Khofifah dan rombongan berangkat bersama ke KPU. Tiba di Jl. Tegalsari, Khofifah langsung disambut ribuan relawannya disertai yel-yel dengan musik patrol yang meriah. Karena banyaknya relawan yang mengantar, perjalanan menuju kantor KPU pun sempat tersendat karena banyaknya relawan yang ingin mengambil foto maupun bersalaman dengan KopDar itu.
"Akhirnya. Butuh perjuangan panjang untuk bisa masuk," ungkap Bendahara DPW PAN Jatim, Agus Maimun dengan nafas terhela-hela.
Selaku bacagub, Khofifah mengaku senang dan terharu atas dukungan yang diberikan banyak pihak untuk bersama-sama membangun Jawa Timur. Utamanya, keluarga dari almarhum suaminya yang hadir untuk memberikan dukungan.
"Tadi malam alhamdulillah kami kembali mendapat rekomendasi dari Partai Amanat Nasional. Dan semua pihak termasuk para kyai dan bu nyai terima kasih telah bersama-sama kami untuk membangung Jawa Timur," ungkapnya.
Selama pentahapan pendaftaran pun berjalan lancar. Ada beberapa berkas yang butuh dilengkapi berupak BKWK, B2KWK, B3KWK, dan B4KWK. Khusus untuk formulir tersebut belum ada tanda tangan pasangan calon dan Ketua DPD Demokrat Jatim, Soekarwo.
Selain itu, sempat KPU sempat menunggu sekitar setengah jam terkait surat keterangan ketidakhadiran ketua DPW Nasdem Jatim, Rendra Kresna dari Pemkab Malang. Namun, dengan cepat pihak pemkab yang ditandatangani Sekda langsung mengirimkan surat itu. Khofifah pun resmi menjadi pendaftar pertama di Pilgub Jatim.
Sebagai pendaftar pertama, Khofifah bersama tim pemenangan dan partai pengusung berkomitmen untuk membangun demokrasi yang berkualitas tanpa ada konflik sesama calon.
"Dengan berbagai ikhtiar yang kita lakukan, rasanya partisipasi masyarakat yang sangat tinggi dan akan berseiringan dengan ikhtiar kami bagaimana kita kerja bersama untuk Jawa Timud yang lebih sejahtera," ungkapnya.
Ia pun berharap kedepannya Jatim bisa menjadi lebih baik, aman, nyaman dan sejahtera. (ais)