Jajal Kejuaraan Internasional di Thailand, Debut Pegulat Jatim Berat
Tim gulat asal Indonesia untuk even Kejuaraan Internasional di Thailand saat keberangkatan. (foto/ist)
JOSSTODAY.COM - Sejumlah atlet gulat asli Malang bersiap mengharumkan nama Indonesia di ajang Kejuaraan Gulat Internasional Asia Tenggara yang digelar di Rayong Thailand, 2-8 April 2018 ini. Mereka akan berhadapan dengan pegulat andalan lainnya dan menjajal kemampuan terbaik masing-masing.
Sejumlah 13 atlet gulat Indonesia yang diturunkan di ajang Kejuaraan Gulat Internasional Asia Tenggara di Thailand ini. Mereka akan menghadapi rival dari Thailand, Vetnam, Filipina, Laos, Singapura dan
Cina Taipe. Pegulat Vietnam dikenal sebagai lawan berat dan turun fullteam di lima kelas seperti tim tuan rumah.
Dari Kota Malang, empat atlet diterjunkan di kelas pertandingan berbeda. Yakni, Dhida Wahyu Nusantara di kelas Grego (60 kg), Supriono di kelas Grego (77 kg), Zahwan Hanif di kelas Bebas (55 kg) dan Aifia Kurniawati kelas Bebas (62 kg).
Sementara, sejumlah tiga atlet gulat andalan Kabupaten Malang juga diterjunkan di kejuaraan gulat internasional ini. Mereka adalah Iin wijayanti (48 kg), Mutiara Ayuningtiyas (59 kg), dan Faradisa Septi Hediyati (73 kg).
Dikonfirmasi, pelatih puslatda/pelatnas gulat Jawa Timur Fathur Rahman mengakui, target cukup berat berada di pundak para pegulatnya untuk bisa diraih di even kejuaraan Asia Tenggara ini. Ini mengingat kebanyakan atlet yang diboyongnya masih minim jam terbang di level internasional.
"Berat mas. (para atlet) ini kan atlet daerah. Cuma satu aja, yakni Mutiara Ayuningtias yang merupakan atlet pelatnas," kata coach Fathur Rahman, melalui pesan whatsapp, Rabu (4/4) siang.
Tercatat, satu medali perak pernah direbut Mutiara Ayuningtiyas dari even kejuaraan serupa.
"Kalau saya yakin ia berpeluang, tapi untuk yang lain ini masih perlu jam terbang karena ini baru pertama kalinya mereka bertanding ke luar (negeri)," kata coach Atung, sapaan akrabnya.
Meski harus bersaing berat dengan para atlet terbaik negara lain, pegulat Malang diprediksi tetap berpeluang mengangkat Merah Putih dan membawa medali. (amn)
Gulat Even Internasional Thailand