Pengadilan Saudi Batalkan Hukuman Mati Terdakwa Pembunuh Khashoggi

josstoday.com

Kombinasi gambar yang dibuat pada 20 Juni 2019 ini menunjukkan file foto jurnalis Saudi Jamal Khashoggi (kiri) dan putra mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman. (Foto: AFP)

JOSSTODAY.COM - Pengadilan Saudi pada Senin (7/9) membatalkan lima hukuman mati atas pembunuhan jurnalis pembangkang Jamal Khashoggi. Keputusan itu adalah vonis terakhir dalam kasus yang membuat kolumnis Washington Post dibunuh dan dipotong-potong oleh regu pembunuh Saudi.

Media pemerintah melaporkan, pengadilan menjatuhkan hukuman 20 tahun kepada lima terdakwa dan tiga orang lainnya dijatuhi hukuman antara tujuh hingga 10 tahun. Delapan terpidana pembunuhan, yang terjadi di konsulat Arab Saudi di Turki, tidak diidentifikasi.

Keputusan itu diambil setelah putra Khashoggi mengatakan pada Mei lalu bahwa mereka telah "mengampuni" para pembunuh, satu tindakan yang dikutuk sebagai "parodi keadilan" oleh seorang pakar PBB.

Khashoggi hilang pada 2 Oktober 2018, saat mengunjungi konsulat di Istanbul. Otoritas Turki kemudian mengungkap fakta bahwa pria berusia 59 tahun itu dibunuh di dalam gedung oleh tim pembunuhan Saudi. Jenazah Khashoggi tidak pernah ditemukan.

Pengadilan Saudi secara luas dikritik oleh kelompok hak asasi manusia yang mencatat bahwa tidak ada pejabat senior atau siapapun yang dicurigai melakukan pembunuhan dinyatakan bersalah. Independensi pengadilan Saudi itu juga dipertanyakan. (gus/b1)

Arab Saudi Jamal Khasogi Mohammed bin Salman