Tunangan Khashoggi Tuntut Hukuman untuk Pangeran Mohammed

josstoday.com

Foto dokumentasi pada 3 Juli 2020 ini memperlihatkan Hatice Cengiz, tunangan jurnalis Jamal Khashoggi, berbicara kepada pers saat meninggalkan gedung pengadilan di Istanbul. (Foto: AFP)

JOSSTODAY.COM - Tunangan wartawan Turki Jamal Khashoggi dan seorang pelapor PBB, meminta Washington pada Senin (1/3) untuk menghukum putra mahkota Saudi, Mohammed bin Salman atas pembunuhan yang dilakukannya.

Seperti dilaporkan AFP, pada Jumat (26/2), Amerika Serikat (AS) mengumumkan laporan yang secara terbuka menuduh putra mahkota menyetujui pembunuhan Khashoggi di Konsulat Arab di Istanbul pada tahun 2018.

Tapi AS justru tidak menerapkan sanksi terhadap pemimpin de facto Saudi berusia 35 tahun itu, yang dikenal dengan inisialnya MBS.

"Sangat penting bahwa putra mahkota, yang memerintahkan pembunuhan brutal terhadap orang yang tidak bersalah dan tidak bersalah, harus dihukum tanpa penundaan," kata tunangan Khashoggi, Hatice Cengiz dalam pernyataan yang diposting di Twitter resminya.

"Ini tidak hanya akan membawa keadilan yang kami cari untuk Jamal, tapi juga bisa mencegah tindakan serupa terulang di masa depan,” tambahnya.

Khashoggi adalah seorang warga AS dan kritikus Pangeran Mohammed yang menulis untuk The Washington Post. Dia dibunuh dan dipotong-potong di konsulat kerajaan Istanbul setelah masuk ke dalam untuk menerima dokumen pernikahannya dengan Cengiz.

Cengiz mengatakan bahwa setelah laporan AS itu, tidak ada lagi legitimasi politik untuk sang putra mahkota. Namun dia menyesali laporan AS tidak cukup jauh.

"Kebenaran - yang sudah diketahui - telah terungkap sekali lagi, dan sekarang sudah dikonfirmasi. Namun itu tidak cukup karena kebenaran hanya bisa bermakna jika keadilan bisa dicapai," katanya memperingatkan. (is/b1)

 

 

Jamal Khashoggi Arab Saudi Amerika Serikat Mohammed Bin Salman Hatice Cengiz