Habiskan Rp 26 Miliar, Venue Panjang Tebing PON Papua Berstandar Internasional

josstoday.com

Kontingen panjat tebing dari seluruh Indonesia sedang mengikuti upacara pembukaan cabor panjat tebing di Venue Panjat Tebing SP-2 Mimika, Senin, 27 September 2021. (Foto: PB PON XX Papua)

JOSSTODAY.COM - Manajer proyek PT HK Utama Taufik mengatakan venue Panjat Tebing PON XX Papua di Kabupaten Mimika sudah berstandar internasional. Saat ini progress pembangunannya sudah mencapai 94%.

“Pengerjaannya venue ini sempat terhenti karena pandemi Covid-19 selama 3 bulan. Kita mulai kerja di akhir bulan Agustus 2020. Saat ini, progres pengerjaannya sisa 6 persen saja, tinggal lanskapnya, parkiran depan dan akses masuk serta penanaman 10 pohon di areal taman,” kata Taufik dalam keterangan, Senin (27/9/2021).

Lebih lanjut ia mengatakan pekerjaan penataan kawasan sedang dilakukan pengerjaan. Namun, untuk penanaman pohon di lokasi venue, berdasarkan permintaan Technical Delegate (TD) setiap kontingen masing-masing diwajibkan menanam 1 pohon.

Spesifikasinya sudah internasional terlihat dari bahan material yang dipakai sudah sama dengan material yang dipakai untuk Olimpiade Jepang nanti.

”Koordinasi dengan TD nantinya setiap kontingen yang datang diwajibkan menanam pohon di venue,” ujar Taufik.

Dalam hasil monitoring TD beberapa kata Taufik, ada permintaan perubahan dibagian dinding speed, dimana pipa gantungan minta dinaikkan setengah meter.

Selain itu, venue panjat tebing Mimika diklaim sudah berstandar internasional. Material yang digunakan berspesifikasi dunia. Anggaran yang digunakan pun juga tak sedikit sebesar Rp 26 Miliar bersumber dari APBD Kabupaten Mimika.

Ia juga mengatakan untuk material dinding adalah produk lokal. Namun, material tersebut juga akan digunakan di venue panjat tebing pada perhelatan Olimpiade Jepang.

 

“Ini anggarannya dari APBD Kabupaten Mimika Rp 26 Miliar berdasarkan kontrak. Spesifikasinya sudah internasional terlihat dari bahan material yang dipakai sudah sama dengan material yang dipakai untuk Olimpiade Jepang nanti,” ucapnya.

Venue panjat tebing di Mimika, kata Tuafik, juga sudah dilengkapi dengan tribun permanen berkapasitas 300 penonton dan terdapat sejumlah ruangan yang berfungsi untuk ruang media, medis, dan lainnya yang berkaitan dengan perangkat pertandingan.

"Khusus untuk tribun, ini satu-satunya yang permanen di Indonesia. Venue panjat tebing Mimika sudah masuk jadi salah satu venue terbaik karena terlengkap fasilitasnya. Kalau kita lihat venue serupa yang di daerah lain khusus tribun itu hanya portabel. Kita punya permanen karena di bawahnya ada ruangan untuk media, tim medis dan lainnya. Daya tampungnya kurang lebih 300 orang,” ucap Taufik.

Tak hanya itu, Taufik juga mengatakan dalam segi keselamatan atau safety-nya, Taufik menuturkan venue panjat tebing Mimika juga sudah memenuhi standar.

“Kalau untuk safety-nya sudah dilihat dari TD sudah memenuhi standar. Kalau mekanisme nanti pada saat perlombaan akan menjadi tanggung jawab teman-teman di federasi,” katanya.

PON Papua PON XX Papua Panjat Tebing PON Papua