MRP: Penempatan Penjabat Gubernur jangan Berlebihan

josstoday.com

Ketua MRP Timotius Murib

JOSSTODAY.COM - Majelis Rakyat Papua (MRP) menyatakan penempatan pati TNI-Polri sebagai penjabat gubernur di daerah yang menggelar pilkada, merupakan kewenangan Menteri Dalam Negeri, namun hendaknya tidak berlebihan atau menimbulkan kesan seolah-olah daerah itu tidak aman.

"Kecuali, ada larangan dari masyarakat untuk menggelar pilkada, atau ada ajakan untuk golput, mungkin dengan begitu bisa menempatkan TNI atau Polri," kata Ketua MRP Timotius Murib, di Jayapura, Jumat.

Menurut Timotius, memang selama ini pelaksanaan pilkada di Papua terjadi sejumlah konflik, namun pada akhirnya bisa diselesaikan dengan baik.

"Jadi kerawanan seperti apa yang terjadi di Papua? Selama ini kami lihat semua masalah bisa diatasi dengan baik," ujarnya.

Dia menjelaskan MRP melihat ada ketakutan yang berlebihan dari pemerintah, padahal alat negara baik TNI dan Polri dengan pengamanan terbuka tertutupnya sangat banyak ditempatkan di Papua.

"Bahkan lebih banyak dari jumlah penduduk di Papua, untuk itu terkesan lucu saja, seandainya pemerintah pusat mau menempatkan penjabat gubernur dari kalangan TNI atau Polri," katanya lagi.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan usulan penempatan dua perwira aktif Polri sebagai Penjabat Gubernur di Jawa Barat dan Sumatera Utara karena pertimbangan kondisi keamanan.

Papua termasuk daerah yang dipetakan memiliki kerawanan cukup tinggi. Oleh karena itu, diperkirakan Penjabat Gubernur Papua nantinya juga akan diisi perwira Polri atau TNI.

Selain itu, Papua juga merupakan salah satu provinsi yang akan melaksanakan pemilihan gubernur di 2018, di mana tercatat dua bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang mendaftar dan kini masih dilakukan verifikasi di KPU Papua.

Dua pasangan calon itu, yakni Lukas Enembe-Klemen Tinal yang diusung oleh partai NasDem, PKB, PKS, Golkar, Hanura, PAN serta Demokrat, dan John Wempi Wetipo-Habel Melkias Suwae yang diusung oleh partai PDI-Perjuangan dan Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). (gus/ra)

Ketua MRP Timotius Murib Penempatan Penjabat Gubernur