Ganjar Pakai Wig Gimbal di Ajang Jateng Fair
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo membuat kaget pengunjung Jateng Fair di Komplek PRPP Semarang, Kamis (23/8) malam. Ia mengenakan wig rambut gimbal sehingga penampilannya mirip anak rasta.
JOSSTODAY.COM - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo membuat kaget pengunjung Jateng Fair di Komplek Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP), Semarang, Kamis (23/8) malam. Ia mengenakan wig rambut gimbal sehingga penampilannya mirip anak rasta.
Penampilan nyentrik itu tentu saja bukan sekedar gaya-gayaan. Ganjar punya ide memakai wig karena hal ini sesuai tema Jateng Fair 2018 yakni Magical Dieng. Penampilan Ganjar semakin lengkap dengan kaus Magical Dieng bergambar anak gimbal. Seperti diketahui, kawasan dataran tinggi di Banjarnegara ini terkenal anak-anak kecil berambut gimbal. Setiap tahun dilaksanakan ritual pemotongan rambut gimbal yang dikemas sebagai atraksi budaya Dieng Culture Festival.
Gaya Ganjar itu sontak membuat para pengunjung tertarik berswafoto. Apalagi ketika dia berkeliling di sejumlah stan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Jawa Tengah. "Malam ini temanya Magical Dieng, jadi utamanya adalah rambut gimbal. Kaus yang saya kenakan juga Magical Dieng. Ini unik, gimbal salah satu budaya asli Jawa Tengah," kata Ganjar.
Sebelum ke lokasi Jateng Fair, dia sempat mencari-cari kaus Dieng yang pernah dibelinya. Alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) itu berharap, ajang Jateng Fair 2018 dapat dinikmati masyarakat.
Tak hanya pengunjung, penampilan Ganjar juga membuat sang istri, Siti Atikoh tak berhenti tertawa. Dia mengaku pangling dengan penampilan suaminya. Apalagi rambut gimbal itu berwarna hitam, kontras dengan warna rambut Ganjar yang beruban. "Yah, tidak apa-apa, tetep ganteng kok," ucap Atikoh sambil tertawa.
Direktur PT PRPP Jawa Tengah, Titah Listiorini mengatakan penampilan Ganjar beserta para pejabat OPD memang mengagetkan. "Rambut gimbal itu memang idenya pak Ganjar. Saya sempat speechless pertama dimunculkan ide itu. Tapi rupanya pak Ganjar tidak main-main, beliau berani tampil beda, ini bertujuan meramaikan suasana pembukaan," ucap Titah.
Dia menuturkan, Jateng Fair 2018 digelar mulai 17 Agustus 2018. Sesuai jadwal, Jateng Fair akan berlangsung selama 24 hari. Gelaran itu merupakan rangkaian acara hari jadi ke-68 Jawa Tengah.
Konsep Jateng Fair kali ini, lanjut Titah, adalah perpaduan pameran, hiburan, dan rekreasi. "Dieng milik Jateng. Dieng magic sekali karena menjadi pusat peradaban ribuan tahun lalu. Selama Jateng Fair kami hadirkan pesona Dieng," ujarnya.
Mantan dosen Akademi Pariwisata itu mengatakan, acara paling unik kali ini adalah Meet and Greet tokoh Doraemon asli Jepang. "Ini benar-benar dari Jepang. Asli ini. Semua tokoh kami hadirkan di Jateng Fair 2018. Selamat menikmati, untuk para pengunjung," tutur perempuan berkerudung itu. (gus/b1)
Jateng Fair