Unair Berguru Ke Nanyang Technological University
Ketua Pusat Informasi dan Humas (PIH), Dr Suko Widodo (tengah) berfoto bersama dengan Manager Office of International Affairs, Daryl Gomes (kiri) dan Assistant Manager Office of International Affairs, Li Hui Sophia (kanan) di Nanyang Technological University, Singapura, Kamis (1/2/2018).
JOSSTODAY.COM - Usai melakukan kerja sama dengan Maltwater Singapore, Universitas Airlangga (Unair) yang diwakili Ketua Pusat Informasi dan Humas (PIH), Dr Suko Widodo berkunjung ke Nanyang Technological University (NTU) di Singapura.
Kunjungan ini bukan kunjungan biasa, pria yang kerap disapa Suko itu belajar bagaimana lembaga media dan pendidikan berlangsung di kampus yang dianggap memiliki keunggulan.
“Berdiri di area yang sangat luas, NTU memang sedari awal dirancang untuk menjadi kampus kelas wahid di dunia. Kini NTU telah menduduki peringkat ke 11 dunia,” terang Suko.
Kampus itu bisa dibilang perguruan tinggi termuda, sebab NTU baru berdiri pada 1991. Meskipun masih muda, namun NTU sudah menjadi perguruan yang hebat dan besar. Padahal, NTU tak memiliki cukup banyak sumber daya manusia (SDM)
Namun, hal itu dianggap Suko menjadi sesuatu yang mendorong kualitas prima di bidang sumber daya manusia dan kerjasama internasional.
"Singapura hebat karena universitasnya dimanfaatkan oleh negara dan dunia bisnis," tandasnya.
Selain itu, tambah Suko, karya riset yang dihasilkan oleh ilmuan di NTU banyak dimanfaatkan dan diaplikasikan di lapangan. Pemerintah juga memfasilitasi kebutuhan universitas untuk menghasilkan SDM dan riset yang bagus.
“NTU juga punya jurusan pendidikan yang menghasilkan para guru. Pemerintah juga menugaskan NTU untuk membina para guru SMA. Sehingga, setiap tahun para guru harus mengikuti pendidikan untuk mengupdate pengetahuannya,” imbuh Suko.
Pelajaran berharga yang Suko dapat dari NTU adalah budaya disiplin, kerja keras, dan kesungguhan dalam mengejar target. Suko juga terkesan dengan iklim akademis yang selalu bersunguh-sungguh dalam berkarya.
“Yang berprestasi dihargai dan yang melanggar ditindak,” tegasnya.
Selain itu, menganggap sudah seharusnya pemerimtah melalui Kementerian Pendidikan, dan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, serta DPR dan DPRD bersinergi dengan baik untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Sehingga, dapat muncul anak-anak yang memiliki keunggulan.
Sementara itu, Daryl Gomes selaku Manager Office of International Affairs, NTU Singapura dalam kesempatan yang sama juga mengatakan bahwa untuk memajukan instansinya, pihak NTU memang tidak pernah berhenti untuk berkarya.
"Saya tidak bisa berhenti berkarya. Karena jika berhenti, saya akan kalah. Filosofi inilah yang terus ditancapkan pada sivitas akademika NTU,” terangnya. (ais)
Unair PIH Unair Nanyang Technological University (NTU)