MM FEB Unair Hadirkan Ustadz Wijayanto dalam e-HBH

josstoday.com

JOSSTODAY.COM - HIMA MM FEB Universitas Airlangga mengadakan acara bertajuk ‘Optimis Bisnis di Masa Krisis’ yang dilaksanakan secara daring berbasis zoom, pada Selasa (26/5).

Ada empat kegiatan yang berlangsung dalam acara ini, antara lain e-HBH (halal bi halal online), e-bedah buku, e-tausiyah dan e-FGD (focus Group Disscusion).

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat jejaring silaturahim dan bisnis dengan para mahasiswa dan alumni MM FEB UNAIR.

Acara dibuka dengan suara emas dari angkatan 54, Mario Zagarinno Laning, yang menyanyikan lagu Tanah Airku dan Heal the World. Disusul kemudian suara emas dari angkatan 48, qori Moch Herma Musyanto dan angkatan 54, saritilawah Maghfirotun Ni'mah, yang membaca surat Ar Ra'd 8-11. Makna ayat tersebut berkaitan dengan locus of control internal dan eksternal.

Berikutnya, dilanjutkan dengan e-bedah buku. Karya yang dibedah dalam acara ini berjudul ‘Manajemen SDM 5.0, Kiat dan Kontemplasi,’ yang ditulis oleh Dra Nana Febriana, Psikolog, MM. dkk (alumni MM FEB Unair angkatan 47) dengan Rendra Krestyawan dan Muhammad Sadad Sukmono.

Dalam kesempatan itu, Nana mengatakan, perlunya membangun motivasi internal untuk menjadikan buku sebagai lahan amal jariyah dan pengikat ilmu yang lebih abadi. selain motivasi internal, faktor
eksternal juga sangat mempengaruhi.

“Serta perlu dibentuk komunitas untuk motivasi eksternal saling mendukung. Beri batas waktu sebagai penyemangat,” ujar Nana menstimuli para mahasiswa dan alumni untuk menulis buku.

Selanjutnya, para penulis membagikan karyanya kepada peserta e-HBH yang beruntung.

Tepat pukul 10.00 WIB, Ustadz Wijayanto dari Jogja memberikan tausiyah tentang hikmah Ramadhan dan Lebaran. Dia memaparkan, Islam mengajarkan umatnya untuk terus bergerak dan berkarya melakukan amaliyah, walaupun di masa Work From Home (WFH).

Di tengah situasi keterbatasan dalam melaksanakan ibadah ritual secara berjamaah, ini adalah kesempatan untuk makin meningkatkan ibadah sosial kita dengan saling berbagi dan memaafkan. Bahkan ibadah sosial dipandang lebih tinggi dibanding ibadah ritual semata.

“Ada rahasia luar biasa dari aktivitas berbagi dan memaafkan. Amalan itu akan menjadikan hidup kita ditolong oleh Allah. Bahkan menjadi sarana untuk mendapatkan solusi segala permasalahan dan mendatangkan rizki yang tidak disangka-sangka,” ujarnya.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan e-FGD. Tema yang didiskusikan adalah mengenai MM FEB UNAIR ke depan.

Berbagai masukan diberikan oleh mahasiswa untuk kemajuan MM FEB UNAIR. Kegiatan ini ditutup dengan pemberian cindera mata e-book karya terbaru Dr. Gancar C. Premananto, yakni ‘Surfer Leader untuk kondisi FUNS.’ (is/pr)

UNAIR Ustad Wijayanto